Adik Hilang, Suami Selamat, Tangis Keluarga Korban Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja daring di salah satu situs belanja daring di Jakarta, Rabu (15/6/2022)./JIBI-Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan China semakin menguasai pasar Indonesia. Salah satunya adalah ByteDance, perusahaan pemilik TikTok yang kini menguasai Tokopedia, ecommerce (situs perdagangan online) buatan dalam negeri. Komisi VI DPR mengungkapkan kekhawatirannya.
Anggota Komisi VI DPR Amin Ak meyakini, semakin berkuasanya platform asing punya dampak negatif yang tak main-main. Dia melihat ke depan perusahaan asal China akan mengancam usaha kecil-menengah di Indonesia.
“Aplikasi TikTok yang menjadi pintu masuk produk asal China ke pasar Indonesia,” kata Amin kepada dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2024).
Dia mendorong semua pihak untuk mengantisipasi ancaman tersebut. Amin merasa harus ada upaya untuk memproteksi industri dalam negeri.
Menurutnya, PHK massal di Tokopedia belum lama ini merupakan tanda nyata dampak negatif berkuasa perusahaan luar negeri. ByteDance, yang sudah mengempit 75% saham di Tokopedia, bisa berbuat semaunya demi kepentingan bisnis mereka.
BACA JUGA: Polresta Jogja Tangkap Delapan Tersangka Kasus Narkoba
“Tentunya pihak ByteDance akan mengutamakan sistem yang mereka bangun dan kembangkan, termasuk SDM yang sudah cocok dengan sistem mereka, dan pengoperasian sebagian besar sistem dan teknologi itu tidak perlu dilakukan di Indonesia," jelasnya.
Oleh sebab itu, Amin tidak heran apabila terjadi PHK massal di Tokopedia untuk efisiensi biaya operasional perusahaan. Alumni STAN ini bahkan menduga Tiktok sudah mulai melakukan penguasaan data dengan digabungnya seller center antar dua perusahaan.
Big data, lanjutnya, sangat penting bagi perusahaan digital seperti ByteDance yang merupakan raksasa teknologi China. Dengan begitu, perusahaan China bisa mengetahui perilaku dan pola konsumsi masyarakat Indonesia.
Sebagai informasi, perusahaan induk TikTok yaitu ByteDance belum lama ini telah resmi mengakuisisi anak usaha PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dan menjadi pemilik saham Tokopedia sebanyak 75,01% atau senilai US$1,84 miliar.
TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance China, telah menuntaskan kesepakatan bisnis yang disepakati pada bulan Desember untuk membeli 75,01% saham Tokopedia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Dispar Kulonprogo mempertemukan 30 pengelola desa wisata dengan 30 buyer Jateng-DIY melalui business matching paket wisata.
Gaji manajer Kopdes belum ditetapkan. Berikut gambaran penghasilan berdasarkan UMP 2026 setelah Suahasil Nazara menjadi Menkeu.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
KPK menggeledah rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.