Cahaya Pradipta Jadi Juara Sayembara Gerbang Perbatasan DIY 2026
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Kemiskinan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat per Maret 2024 jumlah penduduk miskin DIY mencapai 445,55 ribu orang, turun 2,90 orang dari Maret 2023.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati menyebut kemiskinan di DIY sudah lebih rendah dari posisi sebelum pandemi Covid-19 di mana pada Maret 2020 masih sebesar 12,28%.
Persentase penduduk miskin menurut wilayah pada Maret 2024 di perkotaan naik jadi 10,29% dari Maret 2023 sebesar 10,27%. Sementara di perdesaan turun menjadi 12,49% dari Maret 2023 sebesar 13,36%.
Masih ada disparitas kemiskinan di perkotaan dan perdesaan sebesar 2,20 poin persen. "Tingkat kemiskinan di pedesaan dan perkotaan sudah lebih rendah dari level sebelum pandemi," kata Herum, Senin (1/7/2024).
Maret 2024 garis kemiskinan DIY mencapai Rp602.437 per kapita naik 5,13% dari Maret 2023. Dari Rp602.437 jika dilihat andilnya untuk nonmakanan sebesar 27,31% dan makanan 72,69%.
Komoditas penyumbang garis kemiskinan Maret 2024 lima tertinggi adalah beras di perkotaan andilnya 19,23% dan di pedesaan 21,64%. Kemudian rokok kretek filter di perkotaan andilnya 7,93% dan di pedesaan 5,93%. Khusus di perkotaan komoditas selanjutnya adalah daging ayam ras, telur ayam ras dan kue basah. Sementara di pedesaan daging ayam ras, telur ayam ras, dan tempe. "Perkotaan itu lebih banyak makan kue basah, di pedesaan ke tempe di nomor lima. Ini perbedaan pola konsumsinya," jelasnya.
Sementara untuk non makanan komoditas penyumbang garis kemiskinan pertama adalah perumahan andil di perkotaan 8,83% dan di pedesaan 9,41%. Bensin di perkotaan 5,77% dan dipedesaan 5,35%. Listrik di perkotaan 2,52% dan di pedesaan 1,41%. Pendidikan di perkotaan 2,01% dan di pedesaan 1,04%. Dan nomor lima adalah perlengkapan mandi di perkotaan 1,08% dan di pedesaan 1,04%.
Jika diilustrasikan ketika garis kemiskinan Maret 2024 adalah Rp602.437 per kapita per bulan, dengan rata-rata jumlah anggota rumah tangga miskin di DIY 4,5 maka garis kemiskinan Maret 2024 adalah Rp2.710.967. "Garis kemiskinan rumah tangga miskin hasil perkalian garis kemiskinan per kapita dengan rata-rata anggota rumah tangga tangga miskin."
Sementara jika dibandingkan dengan angka nasional 9,03% penduduk miskin, persentase kemiskinan di DIY masih lebih tinggi. Di mana untuk nasional kemiskinan tertinggi ada di Pegunungan Papua 32,97% dan paling rendah ada di Bali sebesar 4%. Dari 38 provinsi sebanyak 18 provinsi ada di bawah rata-rata nasional dan 20 lainnya di atas rata-rata nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
nvestigasi mengungkap ratusan dokter palsu berbasis AI membanjiri Facebook dan Instagram untuk mempromosikan suplemen dengan klaim kesehatan yang meraguka
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
BPBD Bantul telah menyalurkan 312.000 liter air bersih kepada 2.619 warga terdampak kekeringan di lima kapanewon selama musim kemarau 2026.
Studi ICCT mengungkap biaya baterai mobil listrik turun hingga 35%, tetapi harga EV hanya turun 18% karena produsen lebih fokus meningkatkan kualitas kendaraan.
Gol spektakuler Sidny Lopes Cabral saat melawan Argentina resmi terpilih sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026 melalui voting publik FIFA.