Bank BPD DIY Luncurkan QRIS Dinamis, Pengguna Tak Perlu Masukkan Nominal Pembayaran

Anisatul Umah
Anisatul Umah Jum'at, 26 Juli 2024 17:27 WIB
Bank BPD DIY Luncurkan QRIS Dinamis, Pengguna Tak Perlu Masukkan Nominal Pembayaran

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad (kanan) meluncurkan QRIS Dinamis di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Jumat (26/7/2024)./Anisatul Umah

JOGJA—Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY secara seremonial meluncurkan QRIS Dinamis dalam acara Simposium Nasional Koperasi Istimewa di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Jumat (26/7/2024).

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan ini menjadi salah satu langkah untuk mempermudah transaksi menggunakan QRIS.

Dia menjelaskan dengan QRIS Dinamis konsumen tidak perlu lagi memasukkan nominal pembayaran, sebab sudah otomatis muncul dalam QRIS. Konsumen tinggal menyelesaikan transaksi dengan memasukkan pin.

Menurutnya QRIS Dinamis bisa meminimalkan kesalahan konsumen dalam menuliskan nominal yang harus dibayarkan. "Jadi ada kepastian jumlah, mengurangi error," ucapnya ditemui di sela-sela acara.

Menurutnya QRIS Dinamis BPD DIY sudah berlaku sejak beberapa waktu lalu. Peluncuran di forum yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) DIY ini karena segmen pasar BPD DIY adalah UMKM.

Dia menyebut koperasi juga bisa memanfaatkan sistem pembayaran digital sehingga lebih efisien dalam pengelolaan transaksi. BPD DIY juga bersinergi dengan SiBakul, sehingga secara otomatis anggota SiBakul memanfaatkan QRIS Dinamis ini. "Kami harapkan semua ke QRIS Dinamis, secara bertahap akan kami update," jelasnya.

Santoso mengatakan BPD DIY akan jemput bola menyampaikan setiap perkembangan kepada pelanggan. Sehingga semua merchant bisa sesegera mungkin mengimplementasikan QRIS Dinamis ini. "Secepat mungkin lebih baik," lanjutnya.

Kepala Dinkop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menyampaikan QRIS Dinamis ini adalah sebuah inovasi yang harus dilakukan untuk mengikuti perkembangan digitalisasi terhadap transaksi. Di dalam QRIS Dinamis ini ada juga kepentingan dari UMKM. "Bagaimana mereka melihat digitalisasi terkait dengan cash flow," tuturnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online