Tol Jogja-Solo: Exit Toll Bokoharjo Ditarget Fungsional Lebaran 2027
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Logo Badan Otorita Borobudur./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Otorita Borobudur (BOB) menyambut baik kerjasama Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney dengan maskapai penerbangan Thailand, Thai Airways International Public Company Limited (Thai Airways). Diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia.
Direktur Utama BOB, Agustin Peranginangin mengatakan Thailand merupakan negara dengan kunjungan wisatawan mancanegara yang cukup besar. Konektivitas Bangkok dengan Kawasan Pariwisata Borobudur melalui Yogyakarta International Airport (YIA) diharapkan tidak hanya membawa Wisman dari Thailand saja. Namun juga Wisman lain yang sedang berkunjung ke sana.
"Alhamdulillah kami bersyukur dengan kolaborasi ini, semoga mempercepat pertumbuhan Wisman ke Indonesia," paparnya, Jumat (23/8/2024).
BACA JUGA: ISEI Gelar FGD bersama Bappenas, Petakan Kondisi Perekonomian Lima Tahun ke Depan
Dia menjelaskan terkait persentase potensi peningkatan kunjungan belum bisa dibayangkan. Penerbangan ini belum berjalan reguler sehingga ketersediaan kursi penumpang belum bisa diprediksi.
Menurutnya, konektivitas ini akan menguntungkan dari sisi jumlah penumpang dan belanja. Di mana penumpang yang datang dan pergi diharapkan mayoritas dari Wisman.
Lebih lanjut Agustin mengatakan diperlukan promosi yang kuat sehingga pengunjung dari Thailand dapat memenuhi setiap kursi yang tersedia. "Penerbangan mendapatkan keuntungan dari penumpang dan kami mendapat keuntungan dari kehadiran wisatawan mancanegara," jelasnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Asita DIY, Edwin Ismedi Himna menyambut baik kerjasama ini. Ia menyebut dengan adanya kerjasama ini artinya peluang penerbangan langsung akan segera dimulai.
Menurutnya penerbangan langsung idealnya tiga kali dalam sepekan baik di weekday dan weekend. Jika nantinya baru dua kali tidak masalah karena masih bisa dilakukan evaluasi. Sebab pernerbangan langsung tidak hanya terkait dengan Jogja, namun juga kepentingan inbound dan outbound. Sehingga keterisian pesawat juga harus dipikirkan.
"Meski belum tahu kapannya, dan berapa kali dalam sepekan, pastinya kami menyambut baik," kata Edwin.
BACA JUGA: InJourney Kerjasama Konektivitas Udara dengan Thai Airways, Ini Tanggapan Asita DIY
Ia menjelaskan jika penerbangan langsung direalisasikan nantinya dari pihak industri dan pemerintah akan melakukan promosi masif. Diharapkan inbound dari leisure dan pilgrim bisa berkembang. Selain inbound, industri wisata juga harus bisa menjual outbound ke Thailand.
Edwin mengatakan pasar outbound sudah bagus, karena untuk tour di Bangkok cukup murah, yang mahal adalah penerbangannya. Tidak hanya dari Jogja, pangsanya bisa berasal dari Semarang, Solo, Jawa Timur bagian Selatan, dan Jawa Tengah sisi Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.