Kemiskinan DIY Satu Digit, Turun Tertinggi se-Jawa pada Maret 2026
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Perumahan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY menyambut baik keputusan pemerintah memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai pembelian rumah, ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100%. Ketua DPD REI DIY, Ilham Muhammad Nur mengatakan keputusan ini bisa menggerakkan pasar properti.
Menurutnya dari sisi penjualan akan lebih besar dan bagus, dan bagi masyarakat juga menguntungkan. Bisa mendapatkan rumah dengan harga yang lebih murah.
"Tentu menyambut gembira ya, di mana pasti akan menggerakkan pasar penjualan. Semoga ini disetujui," ucapnya, Rabu (28/8/2024).
Ilham mengatakan target penjualan di semester II 2024 bisa naik di atas 30%. Dia menjelaskan di semester I 2024 penjualan masih bagus, meski kenaikannya kecil di kisaran 2% dibandingkan semester sebelumnya berdasarkan data Bank Indonesia (BI) dari sisi real estate. Ia mengaku optimistis semester II akan lebih tinggi.
Lebih lanjut dia mengatakan, demand properti di DIY sesuai dengan karakter pasar. Di mana demand paling tinggi adalah pada harga yang paling murah. Secara urutan dari rumah sederhana, rumah menengah, dan rumah mewah.
Rumah sederhana berdasarkan PP Perumahan di dalamnya ada rumah subsidi. Dan rumah dengan harga 3x yang diatur pemerintah. Artinya rumah Rp500 jutaan kebawah masuk ke golongan rumah sederhana. "Kategori dari harga bukan spesifikasi," kata Ilham.
BACA JUGA: Pilkada Sleman, Harda dan Kustini-Kamto Kompak Mendaftar di Hari Terakhir Pendaftaran
Kelanjutan kebijakan tersebut, seperti dikutip dari Bisnis.com, jaringan Harianjogja.com, diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2024).
Notabenenya, insentif PPN DTP 100% untuk pembelian rumah sudah berakhir pada Juni 2024. Sementara itu, untuk periode semester II/2024, PPN DTP semula hanya diberikan 50%. Airlangga memastikan bahwa pemberian insentif PPN DTP 100% akan kembali berlaku pada 1 September hingga 31 Desember 2024.
Pemberian PPN DTP tersebut akan berlaku untuk unit rumah seharga maksimal Rp5 miliar serta dengan batasan pemberian insentif sebesar Rp2 miliar.
"Insentif PPN DTP akan [kembali] diberikan sebesar 100 persen, ini sampai dengan bulan Desember 2024 di mana PMK-nya [Peraturan Menteri Keuangan] akan disiapkan Ibu Menteri Keuangan [Sri Mulyani]," jelas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.