Wacana BBM Subsidi Diperketat, 51 Juta Warga Bisa Terdampak
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan saran khusus ke pemerintahan presiden terpilih periode 2024—2029 Prabowo Subianto.
Menurut SBY, banyak tantangan yang harus dihadapi Prabowo untuk genjot perekonomian Indonesia ke depan. Oleh sebab itu, dia menyarankan agar Prabowo melakukan dua hal.
BACA JUGA: Daya Beli Menurun, Pengusaha Ritel Usulkan Adanya Stimulasi
"Pertama, kita membutuhkan visi yang jelas, kebijakan yang tepat, dan berwawasan ke depan dari pemimpin kita," ujar SBY dalam Bloomberg CEO Forum di Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2024).
Kedua, sambungnya, harus ada kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan sektor swasta. SBY ingin pemerintah membangun iklim investasi, kepastian hukum, regulasi, dan kebijakan yang lebih baik.
Dengan begitu, bisnis dapat tumbuh sehingga menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan setor lebih banyak pajak ke negara. Akhirnya, pemerintah akan lebih mudah meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Membangun investasi, iklim, kebijakan ekonomi yang baik, dan kerangka hukum yang dapat diprediksi dan stabil, menurut saya, merupakan agenda yang belum selesai bagi pemerintah," jelas SBY.
Di samping itu, ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini juga mendorong pemerintah ke depan untuk perkuat hubungan dengan negara-negara Asean terkhusus dan dunia secara umum.
SBY menilai kerja sama regional akan meningkatkan perdagangan, investasi, dan konektivitas sehingga kekuatan kolektif Asean menjadi lebih kuat.
"Dalam percakapan konstruktif saya dengan Bapak Prabowo, saya memiliki keyakinan kuat bahwa pemerintahan berikutnya insya Allah akan dan dapat berbuat lebih banyak untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.