Disdikpora DIY Panggil Kepala SMAN 1 Sentolo Dalami Kasus Pelecehan
Disdikpora DIY memanggil Kepala SMAN 1 Sentolo untuk mendalami kasus pelecehan siswa. Satpam yang terlibat telah diganti personel.
Ilustrasi rekening nasabah bank. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y. Sri Susilo memperkirakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) September 2024 akan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 6,25%.
Dia menjelaskan jika melihat indikator nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan inflasi maka tidak ada alasan RDG memutuskan menaikkan atau menurunkan suku bunga acuan. Deflasi, kata Sri, sudah terjadi empat kali berturut-turut tahun ini.
Sementara nilai tukar rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berdasarkan data Jumat 6 September 2024 mencapai Rp15.372 per dolar AS. Dua hari sebelumnya pada 5 September 2024 dan 4 September 2024 masing-masing Rp15.410 dan Rp15.490.
"Saya kira tidak ada alasan yang kuat untuk menurunkan atau menaikkan BI Rate, saya kira demikian," kata Sri, Sabtu (7/9/2024).
Sebelumnya RDG BI 20-21 Agustus 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,50%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7,00%.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability, yaitu untuk penguatan lebih lanjut stabilisasi nilai tukar rupiah. Serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi dalam sasaran 2,5 plus minus 1% pada 2024 dan 2025.
Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
"Kebijakan sistem pembayaran diarahkan untuk memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY memanggil Kepala SMAN 1 Sentolo untuk mendalami kasus pelecehan siswa. Satpam yang terlibat telah diganti personel.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.