6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Warga mengantre membeli minyak goreng kemasan saat peluncuran Minyakita di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga minyak goreng MinyaKita melambung seiring kenaikan harga minyak goreng curah. Kedeputian III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden (KSP) menyoroti hal ini.
Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono mengatakan bahwa kenaikan harga minyak goreng (migor) curah sebenarnya bisa dipahami lantaran komoditas ini tidak lagi masuk ke skema dalam negeri alias Domestic Market Obligation (DMO). Alhasil, pasokan migor curah menjadi berkurang.
Edy menjelaskan hal itu sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mendorong dan menggeser masyarakat mengonsumsi minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan, termasuk ke MinyaKita. Sebab, lanjut dia, minyak goreng kemasan memiliki ukuran lebih pasti dan lebih sehat dibandingkan migor curah.
Namun, pada kenyataannya, Edy menyayangkan harga MinyaKita di pasar yang ikut melambung tinggi. “Sayangnya, MinyaKita yang merupakan minyak goreng kemasan yang dikontrol oleh pemerintah, ini harganya juga naik,” kata Edy dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, Senin (9/9/2024).
Dia menyebut kondisi ini tidak sejalan dengan proyeksi yang diharapkan pemerintah. Di mana, harga MinyaKita semestinya lebih murah di saat harga minyak goreng curah melambung di pasar.
Edy mengungkap, harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita mencapai Rp15.700 per liter, sedangkan harga terakhir MinyaKita dipatok Rp16.700 per liter. Di sisi lain, harga terakhir minyak goreng curah dibanderol seharga Rp16.300 per liter.
BACA JUGA: Ratusan Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024 Belum Setor Laporan Harta Kekayaan
“Mestinya yang kami harapkan, harga minyak goreng curah naik, tetapi harga MinyaKita-nya turun, sehingga nanti orang bergeser ketika dari minyak curah ke MinyaKita, dan MinyaKita ini dikontrol oleh pemerintah dengan harga eceran tertinggi Rp15.700 [per liter], harga sekarang, ternyata harganya masih naik juga,” katanya.
Untuk itu, KSP meminta adanya perhatian khusus dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) atas melambungnya harga MinyaKita di pasaran.
Dia pun mengendus ada sejumlah penyebab harga MinyaKita terus merangkak di pasar, salah satunya masalah teknis di lapangan hingga HET di kemasan lama. “Mungkin ada masalah teknis di lapangan, masalah kemasan kemasan, kemasan lama, label harganya masih HET lama, Rp14.000, mungkin,” ujarnya.
Terlebih, saat ini harga rata-rata MinyaKita menembus Rp16.700 per liter. Menurutnya, kondisi ini kurang bagus. Berikut adalah daftar harga MinyaKita tertinggi dan terendah di lima provinsi:
Harga MinyaKita per 30 Agustus 2024:
Harga MinyaKita per 6 September 2024:
Harga MinyaKita per 30 Agustus 2024:
Harga MinyaKita per 6 September 2024:
5. Maluku — Rp15.889/kg
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.