Kinerja APBN DIY Maret 2026: Belanja Negara Tembus Rp4,71 Triliun
Kanwil DJPb DIY rilis laporan APBN Maret 2026. Belanja negara capai Rp4,71 triliun, dukung Makan Bergizi Gratis & SMA Unggul Garuda di DIY.
Kopi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY menyebut kenaikan harga kopi disebabkan oleh tingginya permintaan, namun dari sisi suplai sedikit. Hal ini dikarenakan terjadinya kemarau panjang.
Kabid Perkebunan DPKP DIY, Haniah Anna Susanti mengatakan tidak hanya di DIY, harga kopi dunia juga naik. Brazil sebagai negara penghasil kopi terbesar juga mengalami gagal panen.
"Kenaikan sudah mulai musim panen 2023. Musim panen di Mei sampai Agustus," ucapnya, Jumat (27/9/2024).
Di sisi lain menurutnya sebagai pendamping petani kopi kenaikan harga ini menjadi angin segar. Saat ini harga biji kopi basah petik merah mencapai Rp12.000-Rp15.000 per kg.
"Kami senang karena ada nilai tambah yang tinggi bagi petani kita," lanjutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan Kulonprogo menjadi kabupaten penghasil kopi terbesar di DIY, disusul Kabupaten Sleman. Prosuksinya pada 2023 untuk kopi robusta di Kulonprogo sebesar 1.783,27 ton dan Sleman sebesar 65,98 ton.
BACA JUGA:Jangan Salah, DIY Punya Varietas Kopi Sendiri, Bagaimana Nasibnya di Pasaran?
Kemudian untuk kopi arabika dari Kulonprogo sebesar 15,94 ton, dan Sleman sebesar 6,74 ton. "Kalau data perkebunan 2024 kami baru mau menyusun angka sementara."
Kopi bubuk masuk ke dalam lima komoditas penyumbang inflasi DIY pada Agustus 2024 sebesar 0,05% secara bulanan (month-to-month/mtm). Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan ini baru kali pertama kopi bubuk masuk ke dalam lima besar komoditas penyumbang inflasi DIY, meski kenaikan harga kopi bubuk sudah terjadi sejak April 2024.
Herum mengatakan harga dunia untuk kopi bubuk juga mengalami kenaikan. "Jadi kopi bubuk ini baru bulan Agustus masuk kelima kelompok inflasi di DIY," kata Herum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kanwil DJPb DIY rilis laporan APBN Maret 2026. Belanja negara capai Rp4,71 triliun, dukung Makan Bergizi Gratis & SMA Unggul Garuda di DIY.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.