Daihatsu Hadirkan Beragam Inovasi Kei Car di GIIAS 2026
Daihatsu menghadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Peserta Pertemuan Pemangku Kepentingan Tingkat Provinsi 2024 di Platinum Adisucipto Hotel & Conference Center berfoto bersama, Rabu (2/10/2024)./Anisatul Umah
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI menggelar Pertemuan Pemangku Kepentingan Tingkat Provinsi 2024 di Platinum Adisucipto Hotel & Conference Center, Rabu (2/10/2024).
Pertemuan ini digelar untuk meningkatkan sinergi dengan semua pihak serta membahas langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Kurniawan mengatakan berdasarkan Indikator Kinerja Kunci (IKK) Bidang Perpustakaan, pada 2023 DIY mendapatkan nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) sebesar 85,09 atau masuk dalam kategori tinggi. Lebih tinggi dari nasional sekitar 64,68 yang masuk kategori sedang.
Menurutnya ini sebuah prestasi bagi DIY dan menempatkan DIY di sebagai peringkat kedua secara nasional. "Tentu ini hasil kerja keras kita semua, tidak hanya TPID DIY," ucapnya.
Sementara itu untuk Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di DIY pada 2023 memperoleh nilai 73,27 poin yang termasuk kategori sedang. Masih ada peluang untuk meningkat ke kategori yang lebih tinggi lagi. Posisi ini masih lebih tinggi dibandingkan nasional sekitar 66,67 poin.
Lebih lanjut dia mengatakan berdasarkan laporan TGM di 2024 terdapat beberapa alasan yang mendukung pencapaian TGM. Salah satunya kolaborasi yang erat antara DPAD DIY dengan DPRD. Ini menjadi hal yang penting di mana eksekutif dan legislatif saling bekerja sama. "Mereka punya fungsi pengawasan, regulasi, dan penganggaran," ucapnya.
Dia menyebut DPAD DIY berkolaborasi dengan DPRD dan dinas terkait mengenai promosi pembudayaan gemar membaca. Sehingga dukungan anggaran dan sumber daya manusia (SDM) terhadap program tersebut cukup memadai. Sebab jika tidak memadai, bisa saja efisien namun tidak efektif pencapaiannya. Atau bisa saja serapan bagus, ada output, namun impactnya kurang. "Karena kecukupan yang kurang memadai," lanjutnya.
Sementara itu, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI, Sri Sumekar mengucapkan terima kasih kepada DPAD DIY yang telah bekerjasama dan bersinergi untuk kegiatan ini. Menurutnya berdasarkan hasil kajian 2023 nilai IPLM dan TGM secara nasional masih berada di kategori sedang. Sehingga ada potensi untuk meningkatkan literasi dan minat baca di masyarakat.
Dia menyebut literasi terkait erat dengan kemampuan berpikir kritis, dalam menyelesaikan setiap masalah hidup. Literasi diyakini oleh banyak kalangan memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain menurutnya, hasil riset menunjukkan lebih dari 55% orang Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan masih mengalami buta huruf fungsional. Suatu keterbatasan mengelola kehidupan dan pekerjaan sehari-hari akibat dari rendahnya kemampuan membaca dan menulis. "Pertemuan ini diadakan untuk membahas perkembangan terbaru, tantangan peluang dan rencana tindakan masa depan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daihatsu menghadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
Rizky Ridho mengakui kesalahan fatal saat Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026 dan bertekad bangkit menghadapi Singapura.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif cenderung melemah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak faktor yang memengaruhinya.