Kinerja BPR/BPRS Tumbuh di 2026, Aset Tembus Rp236 Triliun
OJK mencatat industri BPR/BPRS tetap tumbuh hingga Maret 2026 dengan aset Rp236,69 triliun dan permodalan kuat.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap susunan kabinet pemerintahan Prabowo Gibran dapat membangun kepercayaan pasar.
Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani menyampaikan, saat ini pasar masih memiliki ketidakpastian tinggi lantaran Indonesia masih dalam masa transisi kepemimpinan.
“Kami tidak melihat ada dampak yang dramatis di pasar saham sehubungan dengan kandidat calon menteri,” kata Shinta kepada Bisnis, Selasa (15/10/2024).
BACA JUGA: Ini Daftar Calon Menteri Tim Ekonomi di Kabinet Prabowo-Gibran
Kendati begitu, Shinta menyebut, ada kemungkinan besar pasar lebih optimistis dan penuh harapan terhadap potensi pertumbuhan ekonomi nasional dengan perkembangan politik yang ada, jika melihat perkembangan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini.
Dalam catatan Bisnis, IHSG ditutup menguat ke level 7.626,95 pada perdagangan hari ini, Selasa (15/10/2024), didorong oleh kenaikan harga saham AMMN, BMRI, BBCA, TPIA, dan TLKM. Berdasarkan data Bloomberg, IHSG membukukan penguatan sebesar 0,89% atau 67,29 poin ke level 7626,95.
IHSG dibuka di level 7.559,65 pada perdagangan hari ini dan bergerak di rentang 7.573,45 hingga 7.635,04.
Di sisi lain, pelaku usaha mengharapkan agar kabinet mendatang dapat dijabat oleh orang-orang yang berkompeten, profesional, dan rekam jejak yang baik di bidangnya masing-masing utamanya di pos-pos penting di bidang ekonomi seperti keuangan, investasi, perdagangan, dan industri.
Menurutnya, hal ini dapat menciptakan kepercayaan pasar yang optimal bagi iklim usaha di Indonesia, serta rasional terhadap logika ekonomi dan kebutuhan investor dalam membuat kebijakan-kebijakan ekonomi nasional.
Selain itu, penempatan orang-orang yang tepat juga dinilai dapat membantu presiden terpilih untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
“Kami harap ini dapat menjadi ujung tombak reformasi struktural ekonomi Indonesia untuk produktivitas, efisiensi, dan daya saing iklim usaha/investasi Indonesia yang lebih baik lagi secara internasional dibandingkan saat ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK mencatat industri BPR/BPRS tetap tumbuh hingga Maret 2026 dengan aset Rp236,69 triliun dan permodalan kuat.
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti proporsi mahasiswa STEM Indonesia yang masih 28 persen dan pentingnya penguatan sains fundamental.
Hotspot karhutla Indonesia naik menjadi 1.271 titik. Kalteng mencatat 355 titik dan Kalbar 246 titik hingga 2 Oktober 2026.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.