Dinkop dan UKM DIY Gelar Bulan Inklusi Keuangan

Media Digital
Media Digital Senin, 21 Oktober 2024 18:27 WIB
Dinkop dan UKM DIY Gelar Bulan Inklusi Keuangan

Dalam rangka hari inklusi keuangan Pemda DIY melalui Dinas koperasi dan UKM disupport melalui dana keistimewaan berkolaborasi dengan otoritas jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia akan merayakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada 23 Oktober 2024 di Royal Ambarukmo Yogyakarta Hotel. - IST

JOGJA—Dalam rangka hari inklusi keuangan  Pemda DIY melalui Dinas koperasi dan UKM disupport melalui dana keistimewaan berkolaborasi  dengan otoritas jasa keuangan (OJK) dan Bank Indonesia akan merayakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada 23 Oktober 2024 di Royal Ambarukmo Yogyakarta Hotel.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY . Srie Nurkyatsiwi, Jumat (18/10) mengatakan, berkaitan dengan BIk tersebut, tahun ini SiBakul mengambil tema “Financetopia” yang merupakan gabungan dari kata "Finance" dan "Utopia."

"Makna tema ini adalah suatu dunia atau komunitas keuangan yang nyaris sempurna," jelasnya, Senin (21/10/2024).

Siwi, sapaan akrabnya, mengatakan, dengan tagline “Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera” diharapkan SiBakul Financetopia melalui program-programnya dapat memberikan kesempatan emas bagi UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mendapatkan pendanaan dari berbagai Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di DIY.

"Dengan hadirnya lebih dari 500 UMKM dan 16 LJK, acara ini akan menjadi ajang yang luar biasa untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan bisnis," jelas Siwi.

Eko yunianto , Kepala OJK DIY menyebut tagline SiBakul Financetopia “Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera” selaras dengan tema bulan inklusi keuangan 2024.

BACA JUGA: Hingga Oktober 2024, Ada Ratusan Tenaga Kerja di Sleman Kena PHK

"Agenda ini diharapkan memberikan kesempatan bagi UMKM di DIY untuk mendapatkan informasi produk dan layanan jasa keuangan dari berbagai lembaga jasa keuangan. Acara ini menjadi event luar biasa untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM," jelasnya.

Sementara itu, Ibrahim, Kepala perwakilan Bank Indonesia menyebutkan pemerataan penyediaan akses layanan keuangan formal yang berkualitas dengan biaya terjangkau bagi seluruh masyarakat menjadi insiatif yang terus didorong pemerintah untuk mengakselarasi peningkatan kesejaheraan masarakat.

Menurutnya, sejak penetapan strategi keuangan nasional inklusi di tahun 2016, tingkat inklusi keuangan terus meningkat dengan naik tiga poin persentase. Ada capaian tiga indikator utama yaitu jangkauan akses penggunaan, produk keuangan dan kualitas yang mengalami peningkatan signifikan

"Kegiatan SiBakul Financetopia memberikan kesempatan emas bagi masyarakat dan pelaku umkm bisa mendapatkan pendanaan dari lembaga keuangan di wilayah ini," katanya.

Untuk itu, masyarakat masyarakat diajak mendukung dan memotivasi UMKM agar bisa tumbuh kuat dan bekelanjutan dan SiBakul Financetopia bisa membuat Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online