Buruh DIY Desak Pesangon Dijamin dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Buruh DIY meminta jaminan pesangon masuk RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam audiensi dengan Pemda DIY, Kamis (17/9/2026).
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada Oktober 2024 DIY mengalami inflasi 0,09% secara bulanan (month-to-month/mtm). Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan meski inflasinya masih tipis ini menandakan ada sedikit kenaikan daya beli di masyarakat.
Dia menjelaskan ada kenaikan permintaan terhadap barang-barang secara luas. Kondisi ini dia sebut masih akan berlangsung sampai akhir tahun, khususnya di Desember 2024 karena ada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Dapat diartikan adanya kenaikan daya beli masyarakat," ucap Sri, Minggu (3/11/2024).
Ia menyebut ini menandakan gerak ekonomi sudah mulai positif, karena bisa diartikan inflasi terjadi karena ada kenaikan harga barang. Di bulan kemarin khususnya di komoditas pangan, seperti ayam potong dan lainnya. "Aktivitas permintaan barang sudah mulai meningkat," lanjutnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Ibrahim menyampaikan secara bulanan penyumbang utama inflasi DIY adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,10%. Berdasarkan komoditasnya disumbang oleh komoditas kopi bubuk dengan andil 0,04% mtm. Sejalan dengan meningkatnya harga kopi dunia akibat dinamika cuaca yang mempengaruhi produktivitas kopi di negara sentra produksi.
BACA JUGA: Selama Oktober 2024, BI Sebut Inflasi di DIY Terkendali
Kemudian daging ayam ras menyumbang inflasi dengan andil 0,04% mtm sejalan dengan harga pakan yang mengalami peningkatan, serta permintaan konsumen yang relatif meningkat. Komoditas penyumbang inflasi lainnya yaitu buncis dengan andil 0,03% mtm dan bawang merah dengan andil 0,02% mtm. Seiring dengan stok yang mulai menurun pasca musim panen yang telah berlalu.
Selain itu, emas perhiasan juga menjadi komoditas penyumbang inflasi dengan andil 0,04% mtm. Seiring dengan adanya kenaikan harga emas global sebagai dampak berlanjutnya ketidakpastian dan ketegangan geopolitik global.
"Inflasi lebih tinggi tertahan oleh menurunnya harga komoditas kelompok transportasi dengan andil sebesar 0,06% mtm," kata Ibrahim.
Lebih lanjut dia mengatakan BI memperkirakan inflasi DIY terus terjaga pada kisaran targetnya. Kondisi tersebut didukung oleh upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY dalam kerangka 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) DIY 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buruh DIY meminta jaminan pesangon masuk RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam audiensi dengan Pemda DIY, Kamis (17/9/2026).
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 22 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
SIM Keliling Polda DIY Selasa 22 September 2026 hadir di Condongcatur. Cek jadwal, syarat, lokasi, dan biaya perpanjangan SIM.
Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah membedakan pelunasan surat utang krisis 1998 dengan penyelesaian hak tagih negara terhadap obligor dan debitur BLBI.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 22 September 2026 tersedia di lima rute. Tarif promo masih Rp50.000 hingga September.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.