Bulog DIY Optimistis Serapan Beras 100 Persen Sebelum Pertengahan Juni
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Ilustrasi pembuatan video kreatif di tempat wisata - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut Oktober-November merupakan low season kunjungan wisata ke DIY. Mengantisipasi pola klasik ini Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2024 digelar sepanjang November 2024 untuk mendongkrak kunjungan wisata ke DIY.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan JCWF 2024 digelar pada akhir pekan sepanjang bulan ini. Menurutnya meskipun belum maksimal, tapi event ini merupakan bentuk konsistensi dan komitmen dalam mendongkrak kunjungan wisatawan melalui penguatan pasar wellness.
"JCWF setiap weekend di bulan November ini untuk menyiasati low season," ucapnya, Senin (18/11/2024).
Dia menjelaskan pada saat low season wisatawan mancanegara (Wisman) yang banyak berkunjung ke DIY adalah dari negara-negara yang punya penerbangan langsung ke DIY. Seperti Malaysia, Singapura, dan ekspatriat.
Menurutnya tujuan dari JCWF 2024 adalah meningkatkan kesadaran tentang wellness berbasis budaya dan berkelanjutan. Penggabungan warisan budaya dengan tren wellness global akan memberikan pengalaman yang unik, pelaku industri lokal bisa mengenalkan produk dan jasa mereka kepada pasar wellness, dan lainnya.
"Meski belum semaksimal yang kami inginkan bersama, tapi ini bentuk konsistensi dan komitmen," lanjutnya.
Berdasarkan data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, jumlah kunjungan Wisman September 2024 mencapai 9.621 Wisman. Secara bulanan atau (month-to-month/mtm) turun dari Agustus yang mencapai 10.136 Wisman atau turun 5,08%.
Secara tahunan atau (year-on-year/yoy) juga turun di mana kunjungan Wisman pada September 2023 mencapai 11.855 atau turun 18,84%, namun ctc naik 8,08%. Sepanjang periode Januari - September 2024 jumlah Wisman ke DIY sebanyak 82.074 Wisman, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu 75.937 Wisman.
"Tetapi masih lebih rendah dibandingkan kondisi sebelum covid tahun 2019 pada periode yang sama yang mencapai 84.480 Wisman," kata Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati.
Herum mengatakan selama September 2024 berdasarkan kebangsaan kunjungan terbanyak adalah dari Malaysia mencapai 5.077 atau 52,77%, kedua Singapura 727 Wisman andil 7,56%. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Prakiraan cuaca Jogja saat libur Iduladha 2026, mayoritas berawan, Sleman dan Kota Jogja berpotensi hujan ringan.
Data TKA 2026 Kemendikdasmen menunjukkan nilai Matematika SD dan SMP masih jauh di bawah capaian Bahasa Indonesia.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.