Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Percepat Verifikasi Koperasi Merah Putih
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Fasilitas Kereta Java Priority dari KAI Wisata untuk relasi Gambir - Jogja dan arah sebaliknya selama periode libur akhir tahun. Antara/ist-KAI Wisata
Harianjogja.com, JAKARTA—Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesi Wisata (KAI Wisata) menyiapkan layanan Kereta Java Priority dalam rangkaian Kereta Luar Biasa (KLB) untuk rute Jakarta-Jogja dan arah sebaliknya.
Nama Kereta Java Priority diambil dari kata Java yang merujuk pada Pulau Jawa sebagai simbol kebudayaan, kemajuan, konektivitas, serta menjadi lokasi kereta tersebut beroperasi.
Sementara Priority menunjukkan komitmen KAI Wisata terhadap layanan yang memprioritaskan kenyamanan dan ketepatan waktu.
“Kereta Java Priority akan menggunakan sarana satu kereta dining on train, dua kereta imperial, dan lima kereta priority yang saat ini digandengkan pada Kereta Api Bogowonto, Brawijaya, Fajar Utama Jogja, Gajahwong, Manahan dan Senja utama Jogja," kata Direktur Utama KAI Wisata Hendy Helmy.
Dia menambahkan, "(Kereta tersebut) digabungkan dalam rangkaian KLB dengan total 190 penumpang setiap satu kali perjalanan".
Kereta Java Priority akan beroperasi mulai tanggal 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Adapun rute yang dilayani kereta tersebut adalah Stasiun Gambir-Jogja (PP) dengan waktu keberangkatan Gambir (12.45 WIB) dan kedatangan Jogja (20.25 WIB). Untuk arah sebaliknya, kereta berangkat dari Jogja (23.40 WIB) dan kedatangan Gambir (07.10 WIB).
BACA JUGA: Hujan Lebat Bongkahan Batu Berdiameter 2 Meter Menimpa Atap Rumah Warga di Gunungkidul
Bukan sekadar kereta pengangkut penumpang, Kereta Java Priority memiliki kapasitas tempat duduk hingga 30 kursi. Menariknya, setiap kursi penumpang dilengkapi dengan meja lipat dan power socket yang dapat digunakan selama perjalanan, serta beberapa fasilitas unggulan lainnya.
"Perjalanan kali ini khusus penumpang Free Independent Traveler (FIT) dan bisa langsung memesan tiket Kereta 'Java Priority' melalui aplikasi Access by KAI," kata Hendy.
Menurut Hendy, relasi Gambir-Jogja untuk Java Priority dipilih karena keduanya menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, termasuk wisatawan mancanegara.
Sepanjang bulan Januari-September 2024, Stasiun Jogja mencatat keberangkatan tertinggi untuk wisatawan mancanegara mencapai 103.353 penumpang, diikuti oleh Stasiun Gambir dengan 82.997 penumpang.
Selain itu, penumpang Kereta Wisata terus mengalami peningkatan selama bulan Januari - Oktober 2024 dengan 121.374 penumpang. Angka tersebut naik sebesar 73,77 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari-Oktober 2023, yaitu dengan 69.845 penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.