Banyak Desil Berubah, Dinsos DIY Tegaskan DTSEN Harus Terus Dimutakhirkan
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Wisatawan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut sport tourism menjadi kegiatan kepariwisataan yang hype pada pertengahan hingga akhir tahun ini. Event lari selalu penuh dan mendatangkan banyak wisatawan dari luar DIY.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan sayangnya sport tourism belum dikombinasikan dengan kegiatan pariwisata lain. Agar dampak ke ekonomi dan ekosistem pariwisatanya lebih besar dan luas.
Dia mengatakan selama ini rata-rata pelari hanya menginap satu malam saja. Datang sehari sebelumnya kemudian mengikuti acara yang berlangsung setengah hari.
"Kalau dikerjakan pra dan postnya bisa bundling dengan paket-paket, akan menghidupkan ekosistem itu," ucapnya, Senin (16/12/2024).
Menurutnya sejauh ini sport tourism dan paket wisata lain belum berjalan maksimal. Sebab belum terkoneksi dengan industri pariwisata lain, yang merupakan bagian dari 13 usaha jasa pariwisata, sub sektor dari ekosistem pariwisata.
BACA JUGA: Harga Pangan Hari Ini 16 Desember 2024: Beras Naik, Cabai Tembus Rp51.090 per Kg
Lebih lanjut Bobby mengatakan selama ini yang terdampak adalah akomodasi dan industri makan minum. Selain itu usaha jasa pariwisata lain masih cukup rendah.
Kondisi ini dia sebut perlu disikapi bersama. Sehingga ekosistem tersebut bisa hidup. Dampaknya wisatawan tidak hanya datang di hari H saja untuk menikmati lari, tapi pra dan post event mereka bisa menikmati destinasi menarik yang lain.
"Harapannya pra dan post event sport tourism bisa tergarap dengan baik. Sehingga spending money lebih tinggi, lebih panjang [lama menginapnya]," lanjutnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.