DIY Luncurkan PKJ, Fokus Bentuk Karakter Siswa
Pemda DIY luncurkan PKJ untuk perkuat pendidikan karakter berbasis budaya di sekolah Yogyakarta.
Ilustrasi bank. Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perbankan di DIY melakukan berbagai persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru.
Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono mengatakan berdasarkan data BRI Regional Office (RO) Yogyakarta kebutuhan uang tunai selama Natal dan Tahun Baru diproyeksi sebesar Rp1,8 triliun.
Menurutnya kebutuhan uang tunai tahun ini turun 18,2% dari Desember 2023 sebesar Rp2,2 triliun. Tujuannya untuk mendorong nasabah lebih banyak bertransaksi secara nontunai menggunakan seluruh e-channel BRI.
BRI memastikan mesin e-channel yaitu ATM, CRM maupun EDC BRI, beroperasional dengan baik, mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah. Khususnya di lokasi strategis seperti tempat wisata, stasiun, bandara, pusat bisnis, dan perbelanjaan. "RO Yogyakarta sendiri ada 823 ATM, 730 CRM dan 12.980 EDC merchant dan 18.922 EDC Brilink," ucapnya, Kamis (19/12/2024).
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan potensi peningkatan kebutuhan uang tunai tidak begitu besar, sekitar 5%. Bank BPD DIY menyiapkan Rp100 miliar untuk persediaan libur Natal dan Tahun Baru.
Dia menyebut peningkatan kebutuhan uang tunai tidak signifikan karena masyarakat sudah mulai beralih ke transaksi nontunai. Diharapkan transaksi nontunai semakin meningkat. "Peningkatan gak signifikan berarti masyarakat mulai nontunai," tuturnya.
Dia mengatakan Bank BPD DIY berupaya memperkuat transaksi digital. Termasuk UMKM yang ada di objek-objek wisata serta saat masuk ke objek wisata melalui pemasangan QRIS.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni P Joewono menyampaikan di momen Nataru tahun ini BI menyediakan uang layak edar sebesar Rp133,7 triliun. Sudah didistribusikan ke bank-bank. Menyebar ke Jawa 54%, Sumatera 21%, Sulawesi 12%, Kalimantan 9%, Bali Nusra 4%.
Berdasarkan data terakhir dari Rp133,7 triliun sudah ditarik bank-bank sebesar Rp52,5 triliun atau 39,3%. Hingga minggu keempat diperkirakan sudah mencapai 95%.
Menurutnya BI juga menggelar Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (Serunai) pada 15-20 Desember 2024 dengan total Rp345 miliar. Sudah banyak yang ditarik sekitar Rp54% atau Rp186,4 miliar. "Kami pakai kas keliling teman-teman BI ke gereja, sekolah. Beberapa kota BI kami prioritaskan selain Jakarta, Sumut, Sibolga, Pematang Siantar, Kalbar, Sulut, Maluku, NTT, Papua, Papua Barat. Lebih banyak melakukan penukaran ini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY luncurkan PKJ untuk perkuat pendidikan karakter berbasis budaya di sekolah Yogyakarta.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.