Harga Ayam dan Telur Naik, Dapur MBG Diminta Beli dari Peternak
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Ngadmi, 70, salah seorang pedagang di Pasar Ngawu, Playen, menata dagangannya, Rabu (5/2/2020)./Harian Jogja-Muhammad Nadhir Attamimi
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) Diminta untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan bawang putih. Saat ini harga bawang putih yang melambung tajam hingga berada jauh di atas harga acuan penjualan (HAP).
Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono meminta agar Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan evaluasi terhadap kebijakan bawang putih. Pasalnya, bawang putih menjadi salah satu komoditas pangan yang masuk ke status harga tidak aman, dengan disparitas harga antardaerah yang sedang.
Data per 3 Januari 2025 menunjukkan, harga bawang putih di pasar tembus Rp44.700 per kilogram. Padahal, harga acuan penjualan (HAP) adalah Rp38.000 per kilogram.
Namun, khusus untuk wilayah Indonesia Timur, seperti Kepulauan Maluku dan Papua, serta wilayah tertinggal, terluar, terpencil, dan perbatasan (3TP) memiliki HAP senilai Rp40.000 per kilogram.
“Bawang putih harganya bukan saja lebih tinggi [dan] jauh dibandingkan harga acuan, tetapi juga naik. Ini yang kita terus minta perhatian,” kata Edy dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025, dikutip dari YouTube Kemendagri, Senin (6/1/2025).
Untuk itu, KSP meminta agar Kemendag melakukan evaluasi terhadap harga bawang putih. “Kami berharap Kemendag untuk mengevaluasi kebijakan dan implementasi dari kebijakan bawang putih, karena harganya jauh lebih tinggi dibandingkan harga acuan,” ujarnya.
BACA JUGA: Harga Cabai Kian Melejit di Awal Tahun 2025, Tembus Rp76.000 per Kilogram
Kendati demikian, Edy menyampaikan bahwa tidak semua daerah mengalami lonjakan harga bawang putih. Namun, dia menyoroti tingginya harga bawang putih di wilayah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masing-masing dibanderol Rp57.500 per kilogram dan Rp50.000 per kilogram.
“Tetapi di Papua, Papua Barat, dan wilayah Papua lain saya kira ini kendala geografis menjadi catatan yang kemudian kita pecahkan,” tuturnya.
Secara mingguan, KSP mencatat harga bawang putih meningkat di 9 provinsi. Namun, turun di 4 provinsi, dan harganya tetap di 21 provinsi.
Berikut daftar 5 provinsi dengan harga bawang putih tertinggi per 3 Januari 2025:
1. Nusa Tenggara Barat: Rp57.500 per kilogram
2. Papua: Rp55.000 per kilogram
3. Papua Barat: Rp55.000 per kilogram
4. Papua Barat Daya: Rp55.000 per kilogram
5. Nusa Tenggara Timur: Rp50.000 per kilogram
Berikut daftar 5 provinsi dengan harga bawang putih terendah per 3 Januari 2025:
1. Kepualaun Riau: Rp34.000 per kilogram
2. Kalimantan Barat: Rp38.000 per kilogram
3. Bali: Rp39.333 per kilogram
4. Kalimantan Selatan: Rp40.000 per kilogram
5. Sumatera Selatan: Rp40.000 per kilogram
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.