Satgas PPA Bantul: Jangan Terkecoh Tampilan Luar Daycare
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
--
Harianjogja.com, JOGJA— PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyebut 3 dari 4 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sempat ditutup di DIY sudah kembali beroperasi.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan 3 SPBU yang sudah beroperasi di antaranya SPBU 44.552.10, Jl. Adisucipto Km. 6, Janti, Sleman, SPBU 44.552.09, Jl. Kaliurang Km. 6, Manggung, Sleman, dan SPBU 44.552.15, Jl. A.M. Sangaji No. 14, Jetis, Kota Jogja.
Sementara SPBU yang belum beroperasi adalah SPBU 44.555.08, Jl. Kaliurang Km. 9, Ngaglik, Sleman. Saat ini masih diinvestigasi dan disegel oleh Kementerian Perdagangan.
"3 SPBU sudah beroperasi kembali, yang disegel oleh Kemendag belum beroperasi," ucapnya, Kamis (9/1/2025).
Brasto menjelaskan SPBU ini sudah kembali beroperasi pada pertengahan Desember 2024. Menurutnya 3 SPBU yang sebelumnya ditutup karena ditemukan ketidak standaran operasionalnya oleh Pertamina Patra Niaga, sehingga ditutup operasionalnya.
Kemudian, kata Brasto, 3 SPBU tersebut dialih kelolakan dari sebelumnya dikelola pengusaha swasta menjadi dikelola PT Pertamina Retail. Pengoperasionalan kembali 3 SPBU tersebut juga telah diizinkan dan ditera oleh Disdag setempat.
"Beroperasi kembali di pertengahan Desember 2024," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY, Aryanto Sukoco membenarkan ada 4 SPBU yang ditutup karena menambahkan alat sehingga mengurangi takaran. Menurutnya di DIY ada sekitar 125 SPBU dan yang melakukan kecurangan ada 4 SPBU.
"4 karena menyalahgunakan dengan melakukan penambahan alat," tuturnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.