Ribuan Onthelis Nusantara Berdatangan ke Klaten
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Momentum Pergantian Tahun, PLN Jateng DIY Implementasikan Charging Station Khusus EV Roda Dua. /Istimewa.
SEMARANG—Pada momentum pergantian tahun 2024-2025, PT PLN (Persero) kembali hadirkan gebrakan baru yaitu Charging Station / Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) khusus Electric Vehicle / Kendaraan Listrik roda dua.
SPKLU Roda Dua ini telah diimplementasilan sejak 3 Desember 2024 lalu menyambut momentum Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 untuk menambah kenyamanan para pemudik dan wisatawan. Saat ini terdapat dua titik SPKLU Roda Dua yaitu di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (Jl. Teuku Umar nomor 47, Semarang), dan Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta (Jl. Gedongkuning no. 3, Banguntapan, Yogyakarta).
Salah satu keunggulan SPKLU Roda Dua ini dibanding Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) biasa adalah jika terdapat sisa / kelebihan pengisian token listrik maka akan kembali ke saldo aplikasi PLN Mobile/ Icon Cash.
Untuk mengaksesnya Pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Pengguna EV mengunjungi lokasi SPKLU Roda Dua
2. Membuka aplikasi PLN Mobile menu "Electric Vehicle"
3. Menekan menu SPKLU R2 (gambar motor), scan barcode yang ada di SPKLU
4. Memasukkan jumlah KWH pembelian
5. Memilih metode pembayaran yang ada (Gopay, Link Aja, OVO, dan lain sebagainya dan melakukan pembayaran
6. Mencolokkan stop kontak charger ke SPKLU Roda
7. Menekan klik menu "start" pada aplikasi.
General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Sugeng Widodo menyampaikan kini Pengguna motor listrik dapat mencoba SPKLU Roda Dua ini. Sebelumnya, Pengguna motor listrik menggunakan SPLU untuk charging atau SPKLU khusus Mobil Listrik yang harus menggunakan adapter khusus.
"Dahulu Pengguna molis charging menggunakan SPLU, jika ada kelebihan token listrik yang dibeli akan hilang dan tidak dapat diakses kembali. Namun dengan SPKLU Roda Dua ini Pengguna dapat melakukan refund pengembalian jika terdapat kelebihan pembelian ke saldo PLN Mobile/ Icon Cash," ungkap Sugeng.
Menurutnya hal ini merupakan langkah baru yang dihadirkan PLN untuk semakin menambah kenyamanan Pengguna molis saat charging di tempat umum atau di luar rumah. Kedepan Sugeng mengungkapkan kehadiran SPKLU Roda Dua ini akan lebih diperbanyak lagi untuk menjawab permintaan konsumen.
"Saat ini SPKLU Roda Dua masih terdapat 2 unit yang berlokasi di Kantor PLN UID Jateng DIY (PLN Jatingaleh) dan Kantor PLN UP3 Yogyakarta (PLN Gedongkuning), kedepan pasti akan kami tambah lagi," jelasnya.
Sugeng menyampaikan bahwa Charging Station PLN baik SPKLU, SPKLU Roda 2, maupun SPLU sudah terintegrasi dengan PLN Mobile, Pengguna EV dapat mencari lokasi charging, dan mengetahui status ketersediaan port charger melalui aplikasi PLN Mobile
Melalui SPKLU dan SPKLU Roda 2, saat ini Pengguna EV juga dapat secara langsung memantau status charging melalui aplikasi PLN Mobile. Mega salah seorang Pengguna molis yang sudah mencoba SPKLU Roda Dua ini mengungkapkan dengan fitur baru ini dapat menambah kenyamanannya dalam berkendara.
"Fitur SPKLU Roda Dua ini menjadi sebuah jawaban dari kelemahan SPLU yang selama ini sering kami gunakan. Semoga bisa diperbanyak unitnya hingga seluruh wilayah Jateng DIY dan Indonesia agar ketika turing pun bisa lebih nyaman," ungkap Mega.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.