Status Anak Krakatau Turun Jadi Waspada, Radius 2 Km Terlarang
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
Ilustrasi pinjaman online (pinjol) (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pinjaman online atau fintech P2P lending yang macet (lebih dari 90 hari) sebesar Rp1,90 triliun sampai dengan November 2024.
Dari jumlah pinjaman macet tersebut, sebesar Rp1,30 triliun merupakan penerima pinjaman perorangan dari total 538.790 rekening dan sebesar Rp600,32 miliar merupakan penerima pinjaman badan usaha dari 1.200 rekening.
Sementara di sisi lain, outstanding pinjaman lancar (belum jatuh tempo) sampai dengan November 2024 sebesar Rp63,86 triliun, terdiri dari Rp60,32 triliun pinjaman kepada perseorangan dan Rp3,53 triliun pinjaman kepada badan usaha.
Selanjutnya, outstanding pinjaman dalam perhatian khusus (sampai dengan 30 hari) sebesar Rp4,82 triliun, yang terdiri dari Rp4,40 triliun pinjaman kepada perseorangan dan Rp416,03 miliar pinjaman kepada badan usaha.
Adapun, outstanding pinjaman kurang lancar (30-60 hari) tercatat sebesar Rp2,60 triliun yang terdiri dari Rp2,49 triliun pinjaman kepada perseorangan dan Rp114,13 miliar pinjaman kepada badan usaha.
Terakhir, untuk kategori outstanding pinjaman diragukan (60-90 hari) tercatat sebesar Rp2,27 triliun yang terdiri dari Rp2,17 triliun pinjaman kepada perseorangan dan Rp97,45 miliar pinjaman kepada badan usaha.
Apabila ditilik lebih jauh soal kualitas pembiayaan P2P lending sampai dengan November 2024, paling besar adalah pinjaman lancar dengan presentase 84,46% dari total outstanding pinjaman.
Di posisi berikutnya berturut-turut adalah pinjaman dalam perhatian khusus 6,38%, pinjaman kurang lancar 3,44%, pinjaman diragukan 3%, hingga yang presentasenya paling minor adalah pinjaman macet sebesar 2,5%.
Adapun outstanding pinjaman P2P lending sampai dengan November 2024 meningkat 27,32% (year on year/yoy) menjadi Rp75,60 triliun.
Total outstanding tersebut terdiri dari Rp20,27 triliun tersalurkan kepada perseorangan UMKM dan Rp50,29 triliun kepada peseorangan non-UMKM. Sisanya, sebesar Rp4,28 triliun tersalurkan kepada badan usaha UMKM dan Rp751 miliar kepada badan usaha non-UMKM.
Dalam periode ini, OJK juga mendata masih terdapat 21 dari 97 penyelenggara P2P lending yang mencatatkan kredit macet atau TWP90 di atas 5%.
Penyelenggara dengan kredit macet ini didominasi oleh P2P lending yang fokus pada pendanaan produktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.