Delapan Belas Bulan dalam Capaian dan Pekerjaan Rumah
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl.RP. Soeroso, Menteng, Jakarta. Antara/Muhammad Heriyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dijadwalkan diresmikan Presiden Prabowo, Senin (24/2/2025).
Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman menyarankan pengelolaan Danantara harus sesuai dengan standard Environmental, Social, and Governance (ESG) agar menarik bagi investasi asing.
“Untuk menarik investor luar negeri, pemerintah harus memastikan bahwa Danantara dikelola secara profesional, bebas dari intervensi politik, dan menerapkan standard tata kelola berbasis ESG,” ujar M. Rizal Taufikurahman saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Minggu (23/2/2025).
Ia mengatakan bahwa pemerintah juga perlu menjamin regulasi yang transparan, stabilitas kebijakan, dan kepastian hukum dalam berinvestasi pada lembaga tersebut. “Tanpa fondasi ini, investor global akan ragu menanamkan modalnya (di Danantara),” katanya.
Selain itu, ia menuturkan bahwa pemberian insentif fiskal yang kompetitif serta terdapatnya perlindungan terhadap investasi juga krusial agar Danantara mampu bersaing dengan lembaga pengelola dana investasi dan kekayaan negara atau sovereign wealth fund lain di kawasan.
BACA JUGA: Indra Sjafri Dipecat, Ini Daftar Calon Pelatih Kepala Timnas U-20
“Jika sistem pengamanan investasi lemah, Danantara hanya akan menjadi entitas administratif tanpa daya tarik strategis bagi investor global,” ucap Rizal.
Ia menuturkan, jika Danantara mampu menunjukkan komitmennya dalam menarik investasi, memperkuat efisiensi operasional Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta mendorong profitabilitas, maka kepercayaan investor akan meningkat dan pelaku pasar akan merespons positif.
Namun, jika pengelolaan Danantara hanya memperpanjang birokrasi terkait investasi tanpa nilai tambah ekonomi yang konkret, para pelaku pasar justru akan meragukan efektivitas lembaga tersebut sehingga berdampak terhadap penurunan valuasi aset BUMN dan pertumbuhan investasi menjadi stagnan.
“Tentunya hal ini akan berdampak pada kinerja pertumbuhan ekonomi yang rendah,” kata Rizal.
Presiden Prabowo menuturkan bahwa “Daya” berarti energi atau kekuatan, sementara “Anagata” berarti masa depan, sehingga “Daya Anagata Nusantara” berarti "energi atau kekuatan untuk Tanah Air atau Nusantara di masa mendatang".
“Jadi, artinya Danantara ini kekuatan ekonomi, dana investasi yang merupakan energi, kekuatan masa depan Indonesia. Kekayaan negara dikelola, dihemat untuk anak dan cucu kita," kata Presiden Prabowo pada Senin (17/2/2025) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
WhatsApp menghadirkan fitur panggilan suara dan video langsung di WhatsApp Web. Pengguna kini bisa menelepon dari browser tanpa perlu menginstal aplikasi deskto
Mohammad Zaki Ubaidillah gagal melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah kalah dari Justin Hoh dalam duel tiga gim di Taipei Arena, Taiwan.