DPAD dan DPRD DIY Ajak Warga Kerek Budaya Literasi
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY berkolaborasi menggenjot budaya literasi lewat Program Bedah Buku
Banjir akibat tanggul jebol di Dukuh Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Minggu (9/3) malam, akibatkan suplai listrik ke 339 Pelanggan terganggu. PLN segera bergerak cepat amankan kelistrikan masyarakat dengan memutus aliran listrik ke daerah terdampak. /Istimewa.
GROBOGAN—Banjir akibat tanggul jebol di Dukuh Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Minggu (9/3) malam, akibatkan suplai listrik ke 339 Pelanggan terganggu. PLN segera bergerak cepat amankan kelistrikan masyarakat dengan memutus aliran listrik ke daerah terdampak.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Grobogan Artika Hadi Wibawa menyampaikan hingga Selasa (11/3) PLN telah berhasil 100% pulihkan kelistrikan daerah terdampak.
"Kami memohon maaf, suplai listrik untuk Pelanggan terdampak banjir kemarin harus kami hentikan sementara. Hal ini semata-mata agar tidak membahayakan warga, mengingat air merupakan penghantar listrik," kata Artika.
Pihaknya berterima kasih atas support dan dukungan seluruh stakeholders, suplai listrik dapat dipulihkan secara optimal walau dengan serangkaian keterbatasan.
Tips Kelistrikan Saat Banjir
Untuk menggunakan listrik agar aman saat terjadi banjir, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo menyampaikan beberapa tips dan trik untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Apabila terjadi banjir dan air memasuki area rumah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mematikan Miniature Circuit Breaker (MCB) pada kWh Meter.
Kedua, matikan aliran listrik yang tidak terpakai dengan mencabut peralatan elektronik dari stop kontak. Selanjutnya, segera pindahkan peralatan elektronik ke tempat yang aman dan tidak terjangkau air.
“Selain itu, apabila terlihat potensi gangguan atau ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat banjir atau imbas cuaca ekstrem lainnya, masyarakat dapat melaporkan serta meminta penghentian pasokan tenaga listrik sementara," jelas Sugeng.
Untuk mencegah potensi bahaya atau gangguan kelistrikan yang lebih luas, masyarakat dapat segera melapor ke PLN melalui berbagai kanal yang telah disediakan. Mulai dari aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, direct message (DM) ke medsos PLN_123 official atau menghubungi kantor unit PLN terdekat.
"Segera lakukan langkah tersebut agar terhindar dari potensi bahaya listrik. Sudah saatnya kita meningkatkan kewaspadaan khususnya saat terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir karena air merupakan konduktor yang kuat," tutup Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY berkolaborasi menggenjot budaya literasi lewat Program Bedah Buku
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.