Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
Tampak depan salah satu toko ritel fesyen Forever 21. (Shutterstock
Harianjogja.com, JAKARTA—Forever 21, jenama asal Amerika Serikat pada Minggu (16/3/2025) telah mengajukan kebangkrutan untuk kedua kalinya dalam enam tahun. Toko ritel fesyen itu bahkan akan menghentikan operasi di negara itu.
Pihak perusahaan mengungkapkan situasi itu disebabkan kerugian akibat meningkatnya persaingan daring di sektor mode cepat (fast fashion) dan pusat perbelanjaan yang sepi.
Hal lain yakni ada pada biaya yang lebih tinggi dan perusahaan asing yang mengambil keuntungan dari perlakuan bebas bea pada paket berbiaya rendah dari China melemahkan daya beli produk yang dibanderol jenama ini.
BACA JUGA: Begini Tanggapan Asosiasi Mal DIY Terkait Isu Penurunan Daya Beli Masyarakat
“Kami belum dapat menemukan jalur berkelanjutan ke depan, mengingat adanya persaingan dari perusahaan mode cepat asing, yang mampu memanfaatkan pengecualian de minimis untuk melemahkan merek kami dalam hal harga dan margin," kata Kepala Keuangan Brad Sell di F21 OpCo yang mengoperasikan sekitar 350 toko Forever 21 di AS sebagaimana dikutip The Guardian, Rabu (19/3/2025).
Didirikan di Los Angeles pada tahun 1984 oleh imigran Korea Selatan, Forever 21 populer di kalangan pembeli muda. Pada tahun 2016, perusahaan ini mengoperasikan sekitar 800 toko di seluruh dunia, 500 di antaranya berada di AS.
Namun, bangkitnya pengecer e-commerce dan matinya mal besar Amerika secara perlahan telah merugikan perusahaan pakaian seperti Forever 21.
F21 OpCo berencana melakukan penjualan likuidasi di toko-tokonya di AS, sementara menjalani proses penjualan dan pemasaran yang diawasi pengadilan untuk aset-asetnya, yang diperkirakan bernilai sekitar 100 juta dolar AS - 500 juta dolar AS.
Toko-tokonya di AS dan situs webnya akan tetap buka selama proses tersebut dan toko-toko internasional tidak terpengaruh.
Perusahaan ini memiliki kewajiban dalam kisaran 1 miliar hingga 10 miliar dolar AS menurut pengajuan ke pengadilan kebangkrutan di distrik Delaware.
Forever 21 sebelumnya mengajukan perlindungan kebangkrutan pada tahun 2019 dan dibawa keluar oleh Sparc Group, usaha patungan antara pemilik label Authentic Brands Group dan operator mal Simon Property dan Brookfield Asset Management.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.