Sleman 110 Tahun: Merawat Tradisi, Memanen Prestasi
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Peresmian Kantor Cabang Syariah (KCS) Bank Jateng di Yogyakarta, yang dilakukan dengan pemotongan pita oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama dengan Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, serta jajaran manajemen Bank Jateng dan pejabat setempat (21/03/2025) ist/bankjateng
JOGJA – Bank Jateng semakin memperluas jangkauan layanan perbankan syariah dengan meresmikan Kantor Cabang Syariah (KCS) Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 60, Yogyakarta, (21/03/2025)
Peresmian ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., yang ditandai dengan pemotongan buntal dan penandatanganan prasasti.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, serta jajaran manajemen dan pemangku kepentingan lainnya.
Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembukaan KCS Yogyakarta merupakan bagian dari strategi ekspansi Bank Jateng Syariah dalam meningkatkan akses layanan perbankan syariah bagi masyarakat.
“Yogyakarta memiliki ekosistem ekonomi yang kuat, didukung oleh sektor pendidikan, pariwisata, dan UMKM yang terus berkembang. Kami optimis bahwa kehadiran KCS Yogyakarta dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi syariah di wilayah ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Irianto menegaskan bahwa Bank Jateng berkomitmen untuk memperkuat akses pembiayaan syariah bagi pelaku usaha, institusi pendidikan, dan sektor kesehatan berbasis syariah. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024, kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jateng juga mencatat pertumbuhan yang mengesankan.
Total Aset mencapai Rp7,24 triliun atau meningkat 9,83%. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp5,11 triliun atau tumbuh 20,13%, melampaui rata-rata industri yang sebesar 9,92%.
Total Pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp4,26 triliun meningkat 17,19%, dengan fokus utama pada sektor UMKM.
“Pertumbuhan yang kami capai mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan perbankan syariah.
Dengan pembukaan KCS Yogyakarta, kami berharap dapat semakin memperkuat peran Bank Jateng Syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis prinsip syariah,” tutup Irianto.
Dengan diresmikannya KCS Yogyakarta, Bank Jateng Syariah optimistis dapat semakin memperkuat layanan perbankan syariah serta memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengatakan pentingnya kehadiran layanan perbankan syariah di Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pendidikan, pariwisata, serta pusat pertumbuhan UMKM.
“Pembukaan Kantor Cabang Syariah di Yogyakarta ini bukan hanya sebuah ekspansi, melainkan sebuah investasi strategis. Besarnya komunitas muslim serta potensi ekonomi yang berkembang pesat menjadi peluang besar bagi industri keuangan syariah untuk berkontribusi lebih luas,” ujar Gubernur Jawa Tengah. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.