3.035 Pekebun Sawit Mandiri Disiapkan Ikuti Pelatihan Intensif di 2026
BPDP dan Ditjenbun Kementan menggandeng LPP Agro Nusantara menggelar 100 pelatihan bagi 3.035 pekebun sawit mandiri di tujuh provinsi.
Situasi rumah makan Sate Ratu di Jl. Sidomukti, Tiyosan, Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewah Yogyakarta, Selasa (1/4/2025)./JIBI/Bisnis - Akbar Maulana
Harianjogja.com, JOGJA—Pelaku usaha kuiner di DIY mengaku jumlah pengunjung pada hari kedua Lebaran pada Selasa (1/4/2025) belum sesuai dengan yang diharapkan.
Pemilik Sate Ratu, Fabian Budi Seputro, mengatakan pada momen libur Lebaran 2024 rata-rata daftar tunggu atau waiting list di restorannya mencapai 300 sampai 400 nama. Sementara itu, pada libur Lebaran 2025 ini jumlahnya menyusut menjadi 100-200 nama. "Yang beda jumlah waiting list. Kalau Lebaran tahun lalu, di depan yang waiting list itu bisa 300-400. Kalau sekarang mungkin sekitar 100-200," kata Febian, Selasa (1/4/2025).
BACA JUGA : Libur Lebaran Hari Kedua, Malioboro Mulai Dipadati Wisatawan
Adapun setiap satu nama daftar tunggu, terdiri dari dua sampai enam orang pembeli. Rumah makan yang populer di Kota Gudeg ini bisa menerima lebih dari 1.000 pelanggan dalam sehari. Febian bercerita, jumlah pengunjung restoran yang berlokasi di Jl. Sidomukti, Tiyosan, Condongcatur, Kabupaten Sleman ini pada Ramadan tahun ini juga berkurang dibandingkan dengan tahun lalu. "Kalau dilihat dari pas puasa dulu, puasa sekarang paling 50 persen dari puasa sebelumnya," ujarnya.
Senada, penurunan jumlah pembeli juga terasa di salah satu cabang Gudeg Yu Djum. Restoran ini merupakan merek dagang legendaris di Jogja yang telah berdiri sejak 1950.
Saat ini, ada lebih dari 20 cabang yang beroperasi. "Menurut saya [momen Lebaran] yang di tahun ini belum begitu ramai kalau dibandingkan sama yang [Lebaran 2024] lalu ya," kata salah satu pegawai resto Gudeg Yu Djum cabang Tugu Mangkubumi, Gowongan, Kota Yogyakarta.
Sebelumnya, Institute for Development of Economics and Finance atau Indef meyakini penurunan jumlah pemudik pada Lebaran 2025 terjadi karena adanya pelemahan daya beli masyarakat.
Direktur Pengembangan Big Data Indef, Eko Listiyanto, menjelaskan indikasi pelemahan daya beli tampak dari penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang merosot pada Januari 2025. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan penerimaan PPN dalam negeri sebesar Rp2,58 triliun pada Januari 2025. Angka tersebut menurun drastis dibandingkan penerimaan PPN dalam negeri sebesar Rp 35,6 triliun pada Januari 2024.
Riset Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri memprediksi pemudik Lebaran 2025 mencapai 146,48 juta orang atau 52% penduduk Indonesia. Angka ini turun 24% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta orang.
Senyampang dengan hal itu, perputaran uang dalam libur Lebaran 2025 juga diprediksi berkurang. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksi perputaran uang selama libur Lebaran 2025 mencapai Rp137,9 triliun. Angka itu turun 12,3% dibanding estimasi perputaran uang dalam periode libur Lebaran 2024 yang mencapai Rp157,3 triliun. “Prediksi tersebut dihitung dari jumlah pemudik tahun ini sejumlah 146,48 juta atau setara dengan 36,26 juta keluarga dengan asumsi per keluarga 4 orang,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BPDP dan Ditjenbun Kementan menggandeng LPP Agro Nusantara menggelar 100 pelatihan bagi 3.035 pekebun sawit mandiri di tujuh provinsi.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli
Seleksi sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Simak daftar 9 instansi penyelenggara, syarat umum, dan persiapan yang perlu dilakukan calon peserta.
nvestigasi mengungkap ratusan dokter palsu berbasis AI membanjiri Facebook dan Instagram untuk mempromosikan suplemen dengan klaim kesehatan yang meraguka
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
BPBD Bantul telah menyalurkan 312.000 liter air bersih kepada 2.619 warga terdampak kekeringan di lima kapanewon selama musim kemarau 2026.