MBG SMKN 2 Jogja Dihentikan Usai 413 Warga Sekolah Diduga Keracunan
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Salah satu Pasar Murah yang digelar di Kulonprogo. – Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyampaikan sepanjang Ramadan 2025 telah menggelar 5 kali pasar murah di 5 kabupaten/kota dan 1 kali di Kantor Disperindag DIY.
Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati mengatakan kegiatan pasar murah ini sudah terlaksana semua.
Dia mengatakan pasar murah ini menawarkan berbagai komoditas seperti seperti beras, minyak, tepung, gula, dan telur. Dijual dengan harga yang lebih murah karena langsung dari distributor.
BACA JUGA: Disperindag DIY Gelar Pasar Murah
"Sepanjang ramadan dilakukan pasar murah 5 kali di kabupaten/kota dan 1 kali di Kantor Dinas," ucapnya, Kamis (3/4/2025).
Menurutnya pasar murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan juga mengendalikan inflasi di DIY, khususnya di Kota Jogja.
Yuna mengatakan pasar murah punya pengaruh cukup signifikan dalam menjaga inflasi di momen lebaran. Sebab pasar murah bisa membantu menstabilkan harga bahan pokok dan mengurangi beban biaya hidup masyarakat.
Lebih lanjut dia mengatakan, harga pangan saat ini seperti cabai harganya cukup tinggi. Disebabkan beberapa faktor seperti cuaca, produksi, dan distribusi yang bisa mempengaruhi harga pangan.
"Selain itu, permintaan yang tinggi di momen lebaran juga dapat mempengaruhi harga," jelasnya.
Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan pergerakan mudik lebaran khususnya di pekan terakhir ramadan akan berpengaruh pada inflasi, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK).
Ia menduga kenaikan IHK tidak akan setinggi tahun lalu. Menurutnya kondisi di lapangan menunjukkan ada penurunan daya beli masyarakat. Kondisi makro juga menunjukkan ada penurunan jumlah tabungan, transaksi QRIS berkurang, dan impor barang konsumsi juga turun.
"Ini menunjukkan bahwa ada penurunan tingkat konsumsi di masyarakat, tidak seperti Ramadan sebelumnya. Bagaimanapun apakah [lebaran] ada dampak ke inflasi, pasti ada," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.