Geely Catat 1.200 SPK di Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Geely Auto Indonesia raih 1.200 SPK di GJAW 2025, dipimpin model EX2, EX5, Starray EM-i, didukung test drive dan produksi lokal KD.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Beringharjo - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JAKARTA — Sejumlah strategi disiapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga stabilitas harga pangan setelah momentum Lebaran 2025 atau Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah (H).
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan persiapan telah dilakukan oleh Kementerian/Lembaga dalam Koordinasi Menko Pangan, termasuk Badan Pangan Nasional sejak sebulan sebelum Lebaran.
BACA JUGA: Lebaran Hari Kedua, Harga Berbagai Jenis Daging Naik
"Sebelumnya, kami sudah mempersiapkan stok cadangan pangan pemerintah. Tahun lalu stok kita mulai dari 800.000 ton, naik menjadi 1,2 juta-1,5 juta. Kemudian, cadangan pangan pemerintah, utamanya beras, sampai hari ini hampir 2,2 juta ton," ujar Arief saat Rapat Koordinasi HBKN Idulfitri 1446 H pada Kamis, (3/4/2025).
Lebih lanjut dia mengatakan, strategi lainnya yakni kolaborasi yang kuat antar-Kementerian/Lembaga, swasta, BUMN, BUMD, Pemerintah Daerah hingga Satgas Pangan untuk memastkan harga pangan tetap stabil.
"Berikutnya adalah cadangan pangan pemerintah, dan kami selalu memastikan end-to-end, dari hulu ke hilir bahwa harga di petani, peternak, harga di pedagang, harga di konsumen wajar," katanya.
Arief mengemukakan bahwa Bapanas selalu menghitung struktur biaya (cost structure) pangan dalam penyampaian informasi kepada publik. Hal ini ditempuh dengan menghitung biaya modal dalam produksi untuk menentukan margin keuntungan yang wajar pada komoditas pangan.
"Nah ini kami selalu sampaikan kepada publik secara transparan mengenai kalkulasi dari cost structure setiap produk. Utamanya 9 atau 12 komoditas yang dinaungi Bapanas," kata Arief.
Adapun, dalam rapat koordinasi tersebut, para asosiasi pedagang dari tiap komoditas pangan seperti telur, daging sapi, daging ayam, gula, cabai hingga kedelai menyampaikan bahwa harga masing-masing komoditas pangan relatif stabil baik sebelum maupun setelah Lebaran 2025.
Mengacu panel harga Bapanas pada Kamis, (3/4/2025), harga rata-rata beras medium penggilingan secara nasional berada di level Rp12.656 per kilogram (kg), disusul beras premium penggilingan sebesar Rp13.982 per kg.
Kemudian, harga rata-rata nasional daging sapi Rp53.478 per kg atau di bawah harga acuan penjualan (HAP) sebesar Rp56.000-Rp58.000 per kg. Berikutnya, ayam ras pedaging dibanderol di harga rata-rata Rp22.256 per kg atau di bawah HAP nasional seharga Rp25.000 per kg.
Disusul harga telur ayam ras Rp24.678 per kg atau di bawah HAP nasional Rp26.500 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Geely Auto Indonesia raih 1.200 SPK di GJAW 2025, dipimpin model EX2, EX5, Starray EM-i, didukung test drive dan produksi lokal KD.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Trump klaim kesepakatan dagang besar dengan Xi Jinping. China disebut beli 200 pesawat Boeing dan bahas Selat Hormuz.
Aston Villa vs Liverpool jadi laga penentuan Liga Champions. Salah comeback, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.
Timnas Swedia umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Isak, Elanga, dan Lindelof jadi andalan di Grup F.