Cemaran Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Impor S-26 Promil
BPOM menarik susu formula S-26 Promil Gold pHPro 1 impor karena peringatan global terkait keamanan pangan bayi dan potensi cemaran toksin.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperkirakan adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 1.000 karyawan di Panasonic Indonesia.
Hal ini merespons Panasonic Holdings Corp yang mengumumkan akan melakukan PHK terhadap 10.000 karyawan secara global. Adapun, Panasonic akan memangkas 5.000 karyawan di Jepang dan 5.000 lainnya di luar negeri.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan PHK di Panasonic Indonesia berpotensi terjadi di lingkup karyawan kontrak dan karyawan tetap. Namun demikian, Said menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman PHK di Panasonic Indonesia.
BACA JUGA: Panasonic Umumkan Akan Melakukan PHK 10 Ribu Karyawan
“Sampai saat ini belum ada PHK di Panasonic Indonesia, tetapi bisa saja akibat kebijakan global Panasonic Jepang maka di Indonesia ada PHK karyawan kontrak dan sebagian kecil karyawan tetap mungkin di bawah seribuan orang. Artinya tetap ada PHK,” kata Said dilansir Bisnis, Senin (12/5/2025).
Said mengungkap total karyawan Panasonic di Indonesia mencapai 8.000 orang. Jika dirinci, pabrik Panasonic yang tersebar di Indonesia berada di Jakarta sebanyak 2 perusahaan, 1 perusahaan di Bogor, 2 perusahaan di Bekasi, 1 perusahaan di Pasuruan, serta 1 perusahaan di Batam.
“Total seluruh karyawannya sekitar 7.000–8.000-an orang. Jenis industri yang kuat adalah pabrik baterai, alat kesehatan, home appiliance, hingga distributor elektronik merk Panasonic,” katanya.
Sebelumnya, perusahaan elektronik raksasa asal Jepang, Panasonic Holding Corp menyatakan PHK terhadap 10.000 karyawan secara global ini dilakukan untuk menghapus unit-unit usaha yang tidak lagi bertumbuh, serta untuk meningkatkan profitabilitas jangka panjang.
Mengutip dari Bloomberg, Jumat (9/5/2025), biaya restrukturisasi besar-besaran itu senilai 130 miliar yen atau setara US$895 juta.
Panasonic mengungkap pemangkasan tersebut akan mencakup 5.000 karyawan di Jepang dan 5.000 lainnya di luar negeri. Adapun, sebagian besar proses ini akan dilakukan pada tahun fiskal berjalan, yang berakhir pada Maret 2026.
CEO Panasonic Yuki Kusumi menyatakan langkah ini diperlukan demi menyiapkan perusahaan dalam menghadapi dua dekade ke depan.
“Saya benar-benar minta maaf. Namun, jika kami tidak melakukan pemangkasan besar pada struktur biaya tetap kami, kami tidak akan mampu kembali mengejar pertumbuhan," kata Kusumi.
Perusahaan akan mengalihkan fokus bisnisnya ke sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti pembangkit listrik hemat energi, sistem penyimpanan daya, dan sumber energi untuk pusat data (data center). Panasonic tetap akan memperkuat bisnis baterai kendaraan listrik dan peralatan rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
BPOM menarik susu formula S-26 Promil Gold pHPro 1 impor karena peringatan global terkait keamanan pangan bayi dan potensi cemaran toksin.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.