PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Ilustrasi penumpang kereta api./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat pada periode Januari - April 2025 sebanyak 1.546.772 pelanggan menggunakan Kereta Api (KA) kelas ekonomi keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA sebagai moda transportasi pilihan selama 2025, khususnya kelas ekonomi baik komersial maupun public service obligation (PSO) atau subsidi.
BACA JUGA: Daop 6 Yogyakarta Sebut Tiket KA Lebaran Habis
Dia menjelaskan khusus untuk KA PSO Sri Tanjung dan Bengawan keduanya kompak mencatatkan okupansi di atas 100%. KA Sri Tanjung (278) relasi Stasiun Lempuyangan - Ketapang mencatat okupansi sebesar 182%, terjual 203.331 tempat duduk dari kapasitas yang disediakan sebanyak 112.042 tempat duduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.