Kementerian UMKM Komitmen Pererat Kemitraan Pengemudi dan Aplikator Ojol

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jum'at, 23 Mei 2025 08:17 WIB
Kementerian UMKM Komitmen Pererat Kemitraan Pengemudi dan Aplikator Ojol

Ilustrasi UMKM - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmen Kementerian UMKM untuk menciptakan ekosistem kemitraan yang kondusif antara pengemudi ojek online, aplikator dan merchant UMKM.

“Kementerian UMKM berkepentingan menjaga stabilitas dan kondusivitas industri transportasi online, termasuk hubungan antara aplikator dengan pengemudi ojek online serta merchant UMKM di dalamnya,” kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman setelah beraudiensi dengan manajemen Maxim di Jakarta, Selasa (21/5/2025).

Menteri Maman menambahkan fleksibilitas kemitraan ini menjadi solusi terbaik yang berpihak pada keberlangsungan usaha, kesejahteraan mitra pengemudi dan pertumbuhan UMKM di ruang digital.

Soal demonstrasi transportasi online yang terjadi, salah satunya terkait tuntutan tarif potongan 10%, Menteri Maman mengajak semua pihak untuk tidak berpolemik. Ketika ada yang kurang berkenan dengan skema tarif di satu aplikator, bisa beralih ke pilihan lain yang lebih sesuai, prinsipnya fleksibilitas untuk semua.

Menteri UMKM menekankan, tiap aplikator memiliki kebijakan tarif bagi hasil yang berbeda, dan fleksibilitas ini harus dijaga. Ia mencontohkan, mitra ojek online yang menginginkan potongan tarif 10 hingga 13 persen dapat memilih aplikasi seperti Maxim atau Indrive.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online