BBGTK DIY Tekankan Pentingnya Narasi Tepat dalam Publikasi Lembaga
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
Komunitas Srikandi PLN menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program LUTD. Salah satu penerima manfaat adalah Sandiman (63), seorang buruh tani warga Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Selasa (27/5/2025) ist
SLEMAN — Menjelang Hari Raya Idul Adha, momen yang sarat makna kepedulian dan semangat berbagi, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta kembali menyalakan harapan bagi masyarakat prasejahtera melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program sosial ini memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu, menghadirkan terang sekaligus kebahagiaan menjelang hari raya.
Di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, komunitas Srikandi PLN menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program LUTD. Salah satu penerima manfaat adalah Sandiman (63), seorang buruh tani warga Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Sleman. Sebelum mendapat bantuan, Sandiman dan keluarganya hidup tanpa akses listrik dan hanya mengandalkan lilin sebagai penerangan.
“Saya sangat berterima kasih kepada PLN. Sekarang rumah saya sudah terang dan tidak perlu lagi memakai lilin setiap malam. Ini sangat membantu, apalagi sebentar lagi Hari Raya. Rasanya seperti mendapat hadiah besar,” ungkap Sandiman dengan haru.
Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Jumat Berkah, program serentak yang dilaksanakan oleh PLN di seluruh wilayah kerja UID Jateng dan DIY.
“Hingga pertengahan Mei ini, kami telah menyambungkan listrik gratis bagi 42 Kepala Keluarga di wilayah Yogyakarta. Momen menjelang Idul Adha menjadikan program LUTD kali ini terasa lebih istimewa, karena semangat berbagi dan gotong royong sangat terasa,” ujar Sigit.
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa LUTD merupakan wujud nyata semangat pengorbanan dan kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai-nilai Idul Adha.
“Semangat kurban tidak hanya dimaknai dengan penyembelihan hewan, tetapi juga dengan aksi nyata membantu sesama. Melalui LUTD, kami ingin memastikan warga prasejahtera turut merasakan manfaat listrik yang layak. Ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk mewujudkan energi berkeadilan dan menghadirkan kebahagiaan di hari yang suci ini,” tegas Sugeng.
Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang digerakkan oleh insan PLN, bertujuan menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang belum mampu melakukan penyambungan secara mandiri. Dengan semangat kolaborasi, empati, dan gotong royong, program ini menjadi bagian dari upaya nyata PLN dalam menerangi negeri dan memperkuat solidaritas sosial, terutama di momen penuh makna seperti Idul Adha. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina. Nomor 10 masih kosong dan AFA belum menentukan siapa penerusnya setelah laga perpisahan.