Polisi Tangkap 4 Tersangka Pengeroyokan Terduga Maling Ayam di Bali
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih. - Foto dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, PADANG—Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat dua provinsi telah merampungkan pengurusan Koperasi Merah Putih. Artinya Koperasi Merah Putih segera diaktifkan di tingkat desa. Hal ini diutarakan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebutkan saat ini dua provinsi di Indonesia berhasil merampungkan pengurusan Koperasi Merah Putih.
"Sumatra Barat pagi tadi sudah 98,58 persen dan insyaallah sore nanti sudah 100 persen," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Padang, Sumbar, Kamis (29/5/2025).
Hal tersebut disampaikan Bima Arya pada kegiatan peluncuran dan dialog percepatan musyawarah desa/kelurahan khusus pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Auditorium Gubernur Provinsi Sumatra Barat.
Selain Sumatra Barat, sambung dia, Provinsi Lampung juga sudah merampungkan Koperasi Merah Putih.
BACA JUGA: Mengenal Lebih Jauh Jeruk Nipis, Kandungan Vitamin dan Manfaatnya
Keberhasilan kedua provinsi ini diharapkan memicu daerah lain di Indonesia untuk segera merampungkan Koperasi Merah Putih.
Khusus di Ranah Minang, Wamendagri berharap Koperasi Merah Putih bisa menjadi faktor penting dalam mendongkrak perekonomian masyarakat. Apalagi, gagasan awal koperasi lahir dari Bung Hatta yang juga Wakil Presiden Pertama RI.
"Di sinilah gagasan besar koperasi dicetuskan Bung Hatta jadi harus 100 persen paling depan," ujar Wamendagri.
Dalam paparannya, Bima Arya mengatakan kerap mendapati pertanyaan perihal optimisme, harapan yang tinggi hingga kekhawatiran mengenai Koperasi Merah Putih. Pertanyaan itu dinilai wajar karena hal ini merupakan sesuatu yang baru.
Oleh karena itu, pemerintah dan pemangku terkait lainnya harus terus menggencarkan sosialisasi dan melakukan pendampingan secara bersamaan kepada masyarakat tentang manfaat dari Koperasi Merah Putih.
Menurut dia, Koperasi Merah Putih merupakan bagian penting dari gagasan Presiden Prabowo Subianto. Kepala negara menginginkan Indonesia menjadi negara maju pada 2045, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke akar rumput.
Presiden, sambung dia, telah menginstruksikan agar seluruh menteri, gubernur, bupati dan wali kota, kepala desa hingga rukun tetangga dan rukun warga untuk mendorong percepatan implementasi Koperasi Merah Putih.
"Setelah proses pembentukan ini, yang kita fokuskan selanjutnya ialah pendampingannya," kata Bima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pemasangan balok girder Tol Jogja-Solo di dekat RS Panti Rini disertai rekayasa lalu lintas. Polisi memastikan arus Jalan Solo-Jogja tetap lancar.
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max mengungkap kamera variable aperture, chip 2 nm, baterai lebih besar, hingga perkiraan harga.
Kemenag Kota Cirebon memblokir nomor seri 177 blangko buku nikah yang dicuri di KUA Kesambi agar tidak bisa disalahgunakan.
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.