Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih. - Foto dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, PADANG—Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat dua provinsi telah merampungkan pengurusan Koperasi Merah Putih. Artinya Koperasi Merah Putih segera diaktifkan di tingkat desa. Hal ini diutarakan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebutkan saat ini dua provinsi di Indonesia berhasil merampungkan pengurusan Koperasi Merah Putih.
"Sumatra Barat pagi tadi sudah 98,58 persen dan insyaallah sore nanti sudah 100 persen," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Padang, Sumbar, Kamis (29/5/2025).
Hal tersebut disampaikan Bima Arya pada kegiatan peluncuran dan dialog percepatan musyawarah desa/kelurahan khusus pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Auditorium Gubernur Provinsi Sumatra Barat.
Selain Sumatra Barat, sambung dia, Provinsi Lampung juga sudah merampungkan Koperasi Merah Putih.
BACA JUGA: Mengenal Lebih Jauh Jeruk Nipis, Kandungan Vitamin dan Manfaatnya
Keberhasilan kedua provinsi ini diharapkan memicu daerah lain di Indonesia untuk segera merampungkan Koperasi Merah Putih.
Khusus di Ranah Minang, Wamendagri berharap Koperasi Merah Putih bisa menjadi faktor penting dalam mendongkrak perekonomian masyarakat. Apalagi, gagasan awal koperasi lahir dari Bung Hatta yang juga Wakil Presiden Pertama RI.
"Di sinilah gagasan besar koperasi dicetuskan Bung Hatta jadi harus 100 persen paling depan," ujar Wamendagri.
Dalam paparannya, Bima Arya mengatakan kerap mendapati pertanyaan perihal optimisme, harapan yang tinggi hingga kekhawatiran mengenai Koperasi Merah Putih. Pertanyaan itu dinilai wajar karena hal ini merupakan sesuatu yang baru.
Oleh karena itu, pemerintah dan pemangku terkait lainnya harus terus menggencarkan sosialisasi dan melakukan pendampingan secara bersamaan kepada masyarakat tentang manfaat dari Koperasi Merah Putih.
Menurut dia, Koperasi Merah Putih merupakan bagian penting dari gagasan Presiden Prabowo Subianto. Kepala negara menginginkan Indonesia menjadi negara maju pada 2045, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke akar rumput.
Presiden, sambung dia, telah menginstruksikan agar seluruh menteri, gubernur, bupati dan wali kota, kepala desa hingga rukun tetangga dan rukun warga untuk mendorong percepatan implementasi Koperasi Merah Putih.
"Setelah proses pembentukan ini, yang kita fokuskan selanjutnya ialah pendampingannya," kata Bima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.