14 SPPG di DIY Disuspend, BGN Tegaskan Tanpa SLHS Dilarang Operasional
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Inflasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY menyampaikan deflasi sebesar 0,15% pada Mei 2025 secara bulanan atau (month-to-month/mtm) utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Di tengah melimpahnya pasokan pada komoditas hortikultura seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Sri Darmadi Sudibyo mengatakan ketiga komoditas tersebut memberikan andil deflasi masing-masing sebesar 0,12% (mtm), 0,07% (mtm) dan 0,06% (mtm). Ia menjelaskan penurunan harga cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah salah satunya disebabkan oleh terjaganya pasokan dari daerah produsen.
"Seperti Muntilan dan Wates, termasuk daerah sentra produksi di luar pulau Jawa seperti Sulawesi. Sementara, permintaan menjelang HBKN Idul Adha cenderung normal," ujarnya dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (4/6/2025).
BACA JUGA: Jadwal Puasa Arafah dan Bacaan Niat
Di sisi lain deflasi lebih dalam tertahan oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, khususnya pada komoditas emas perhiasan. Naiknya harga emas perhiasan dengan andil 0,03% (mtm) salah satunya dipengaruhi harga emas global seiring ketidakpastian global. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya permintaan konsumen untuk komoditas emas sebagai aset safe-haven.
BI memperkirakan inflasi DIY tahun ini terus terjaga pada kisaran targetnya 2,5% plus minus 1% secara tahunan atau (year-on-year/yoy). Didukung oleh upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY dalam kerangka 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) DIY 2025.
Di antaranya pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah, optimalisasi Kios Segoro Amarto sebagai price reference store untuk menjaga daya beli. Kemudian kampanye belanja bijak dan penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) baik antar provinsi maupun intra provinsi dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan strategis. Serta maraknya berbagai gerakan sosial masyarakat yang bertujuan untuk stabilitas harga dan pasokan termasuk efisiensi distribusi komoditas.
"Dalam hal pengendalian inflasi, BI DIY bersama TPID DIY mengapresiasi atas kontribusi aktif berbagai pihak yang telah menjalin sinergi dan kolaborasi," katanya.
Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan banyaknya libur panjang pada Mei 2025 punya peran mendorong kenaikan konsumsi. Akan tetapi belum mampu mengimbangi penurunan komponen-komponen harga barang yang lain.
"Banyak long weekend belum mampu mengangkat peningkatan konsumsi secara signifikan, kalau permintaan meningkat jadi demand pull inflation," ujarnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada Mei 2025 DIY mengalami deflasi 0,15% secara bulanan. Sementara secara tahunan terjadi inflasi 2,04% dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) inflasi 1,56%.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan deflasi bulan Mei 2025 menjadi deflasi ketiga setelah sebelumnya juga terjadi deflasi pada Januari 2025 sebesar 0,35% dan Februari 2025 sebesar 0,86%.
Dilihat dari perkembangan kelompok pengeluaran, penyumbang deflasi Mei 2025 secara bulanan terutama dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan deflasi 0,78% andilnya 0,21%. Kemudian kelompok transportasi mengalami deflasi 0,21% andilnya 0,03%.
Sebaliknya beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,54% andilnya pada inflasi 0,04%. Disusul kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi 0,37% dan memberikan andil inflasi 0,02%.
"Komoditas dominan yang menyebabkan deflasi Mei 2025 secara mtm sebagai pendorong pertama adalah cabai rawit dengan andil deflasi 0,12%," kata Herum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.
Timnas Basket Indonesia kalah 48-102 dari Korea Selatan pada penyisihan Pool A Asian Games 2026 di Aichi International Arena.
Fenomena langit September 2026 menghadirkan lima planet, Bimasakti, aurora, hingga Harvest Moon yang menarik diamati sepanjang bulan.
Tim bulu tangkis Indonesia menjalani TC di Tokyo 13-17 September sebelum Asian Games 2026 untuk mematangkan teknik, fisik, mental, dan kekompakan.
16 game gratis Android 2026 dari Free Fire, PUBG Mobile hingga Genshin Impact, cocok untuk sesi singkat maupun bermain berjam-jam.