RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) DIY mencatat realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di DIY hingga Mei 2025 mencapai Rp7,26 triliun. Beberapa belanja mengalami kontraksi yang berdampak kepada terkontraksinya Belanja Pemerintah Pusat (BPP), utamanya belanja barang dan belanja modal.
Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta mengatakan meski demikian belanja negara terus dioptimalkan perannya, dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung program prioritas pemerintah.
Terkait BPP, menurutnya belanja pegawai dan belanja bantuan sosial masih konsisten mendorong realisasi belanja pemerintah pusat. Blokir efisiensi berangsur-angsur telah direlaksasi, sedangkan termin kontrak untuk belanja modal lebih dari 50% telah dijadwalkan pada semester II.
"Di tengah lonjakan tensi geopolitik dan pasar global yang volatil, Indonesia dan DIY tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif dan responsif," ucapnya.
BACA JUGA: Liburan Sekolah, Okupansi Hotel di Bantul Tembus 80 Persen
Menurutnya kondisi ini membuktikan bahwa kehadiran APBN mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Ekonomi DIY mampu tumbuh 5,11% (year-on-year/yoy) dan secara (quarter-to-quarter/qtq) 0,97% pada triwulan I 2025.
Sementara itu terkait dengan pendapatan negara sampai dengan Mei 2025 mencapai Rp3,85 triliun atau 36,93% dari target. Salah satunya disumbang oleh penerimaan pajak Rp2,67 triliun dengan PPh, PPN, dan Cukai sebagai kontributor utama penerimaan perpajakan.
Ia menjelaskan jenis perpajakan PPh, PPN, dan Cukai memiliki kontribusi pada Penerimaan Perpajakan masing-masing 53,64%, 28,47%, dan 12,53%. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tumbuh positif 7,70% yang dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan BLU sebesar 17,26% yoy pada kegiatan pendapatan jasa pelayanan rumah sakit dan pendapatan jasa pelayanan pendidikan.
Lebih lanjut dia menyampaikan kinerja APBN hingga 31 Mei 2025 tetap solid dan terjaga. APBN terus dikelola secara hati-hati namun ekspansif sebagai instrumen countercyclical.
"Guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi nasional hingga regional di tengah ketidakpastian global," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.