KAI Daop 6 Tutup Pelintasan Liar Sentolo-Rewulu demi Keselamatan
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) DIY mencatat realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di DIY hingga Mei 2025 mencapai Rp7,26 triliun. Beberapa belanja mengalami kontraksi yang berdampak kepada terkontraksinya Belanja Pemerintah Pusat (BPP), utamanya belanja barang dan belanja modal.
Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta mengatakan meski demikian belanja negara terus dioptimalkan perannya, dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung program prioritas pemerintah.
Terkait BPP, menurutnya belanja pegawai dan belanja bantuan sosial masih konsisten mendorong realisasi belanja pemerintah pusat. Blokir efisiensi berangsur-angsur telah direlaksasi, sedangkan termin kontrak untuk belanja modal lebih dari 50% telah dijadwalkan pada semester II.
"Di tengah lonjakan tensi geopolitik dan pasar global yang volatil, Indonesia dan DIY tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif dan responsif," ucapnya.
BACA JUGA: Liburan Sekolah, Okupansi Hotel di Bantul Tembus 80 Persen
Menurutnya kondisi ini membuktikan bahwa kehadiran APBN mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Ekonomi DIY mampu tumbuh 5,11% (year-on-year/yoy) dan secara (quarter-to-quarter/qtq) 0,97% pada triwulan I 2025.
Sementara itu terkait dengan pendapatan negara sampai dengan Mei 2025 mencapai Rp3,85 triliun atau 36,93% dari target. Salah satunya disumbang oleh penerimaan pajak Rp2,67 triliun dengan PPh, PPN, dan Cukai sebagai kontributor utama penerimaan perpajakan.
Ia menjelaskan jenis perpajakan PPh, PPN, dan Cukai memiliki kontribusi pada Penerimaan Perpajakan masing-masing 53,64%, 28,47%, dan 12,53%. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tumbuh positif 7,70% yang dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan BLU sebesar 17,26% yoy pada kegiatan pendapatan jasa pelayanan rumah sakit dan pendapatan jasa pelayanan pendidikan.
Lebih lanjut dia menyampaikan kinerja APBN hingga 31 Mei 2025 tetap solid dan terjaga. APBN terus dikelola secara hati-hati namun ekspansif sebagai instrumen countercyclical.
"Guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi nasional hingga regional di tengah ketidakpastian global," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.