Tol Jogja-Solo: Exit Toll Bokoharjo Ditarget Fungsional Lebaran 2027
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta - Dokumentasi KAI Daop 6 Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat selama semester I 2025 sebanyak 3.217.034 penumpang menggunakan kereta api (KA) Jarak Jauh sebagai transportasi andalan. Tumbuh 3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan secara tidak langsung para penumpang KA turut mendukung langkah nyata dalam mengurangi dampak emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh sektor transportasi darat. Serta mendukung program pemerintah untuk mencapai Nett Zero Emission (NZE).
Menurutnya KA adalah satu moda transportasi ramah lingkungan. Di mana visi KAI sejalan dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Dimana KAI merupakan salah satu moda transportasi publik yang memiliki tingkat emisi karbon lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.
"KAI Daop 6 Yogyakarta terus menggaungkan budaya penggunaan transportasi umum ramah lingkungan, dalam mendukung transportasi berkelanjutan dan ramah lingkungan," ucapnya, Selasa (22/7/2025).
Dia menyampaikan berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) emisi yang dihasilkan KA jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan mobil. Dalam 200 mil perjalanan, emisi yang dihasilkan mobil 5 kali lipat dari KA.
BACA JUGA: Sempat Terdampak Pembangunan Tol Jogja-Solo, Tiga Jalan di Sleman Rampung Diperbaiki
Lalu hasil penelitian Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Inggris via Our World in Data, emisi setara CO2 per penumpang per km pada KA adalah 41 gram, sepeda motor 103 gram, dan mobil 192 gram.
"Setiap harinya, pengguna KA dapat mengurangi sekitar 2.141 ton CO2 dan dalam setahun total pengurangan mencapai sekitar 780.528 ton CO2," tuturnya.
Feni menjelaskan jika dibandingkan secara akumulatif, emisi karbon yang dihasilkan dari penggunaan KA jauh lebih kecil dari kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor.
Menurutnya tren kenaikan volume penumpang di wilayah operasional Daop 6 mengindikasikan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya moda transportasi ramah lingkungan.
Penggunaan moda transportasi KA tidak hanya memberikan solusi efisien dan terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari solusi jangka panjang untuk menekan emisi karbon dan menyelamatkan bumi di masa yang akan datang.
"KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus menjadi pelopor transportasi hijau di Indonesia dengan mendukung inovasi berkelanjutan dan membangun kesadaran publik akan pentingnya transportasi rendah emisi untuk masa depan bumi yang lebih sehat," lanjutnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest