Libur Panjang 1 Mei, Okupansi Hotel Jogja Diprediksi Naik
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Maskapai penerbangan di bandara YIA-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA— DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY mendukung usulan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadikan Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai transit penerbangan dari dan ke Australia.
Ketua DPD Asita DIY, Trianto Sunarjati mengatakan usulan tersebut sejalan dengan upaya penguatan pariwisata DIY, serta memperkuat posisi Yogyakarta di peta penerbangan internasional. Menurutnya ini akan menjadi peluang besar bagi DIY.
"Jika dioptimalkan dengan baik, wisatawan yang melakukan stopover dapat menikmati paket tur singkat, sehingga langsung memberi dampak pada hotel, restoran, transportasi wisata, hingga UMKM lokal," ucapnya, Jumat (22/8/2025).
Ia menjelaskan ada beberapa keuntungan jika YIA dijadikan bandara transit, di antaranya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) melalui program stopover tourism. Menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, kuliner, hingga produk kreatif UMKM. Kemudian memperluas konektivitas destinasi tidak hanya DIY, tetapi juga Jawa Tengah dan Jawa Timur.
BACA JUGA: SPKLU Center di Jalur Tol Trans-Jawa Resmi Beroperasi Jelang Hari Pelanggan Nasional
Trianto menyampaikan beberapa pasar Wisman yang berpotensi meningkat yakni Wisman Australia sebagai pasar utama dari penerbangan langsung. Lalu Wisman Eropa seperti Belanda, Jerman, Inggris, Prancis yang memiliki minat kuat pada warisan budaya.
"Selanjutnya Wisman Asia seperti Jepang, Korea, India, dan Tiongkok yang menggunakan jalur penerbangan ke atau dari Australia," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan Asita DIY juga menekankan perlunya langkah strategis. Di antaranya peningkatan fasilitas bandara, imigrasi, dan kemudahan visa. Kemudian promosi terpadu agar Yogyakarta dikenal sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan transit.
"Kami optimistis, jika dikelola dengan serius, status transit YIA tidak hanya sebatas persinggahan, tetapi menjadi momentum mendongkrak pariwisata DIY secara signifikan," jelasnya.
Senada, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardianto mengatakan sepakat dengan usulan yang disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadikan YIA sebagai transit penerbangan dari dan ke Australia.
"Jogja disamping sebagai tujuan juga harus bisa menjadi hub, dan bisa mendorong program Jogja and beyond," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.