Prabowo Bahas Kerja Sama PLTN dengan Rosatom Rusia
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Antara /Sulthony Hasanuddin
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada penutupan perdagangan Sesi I Jumat (29/8/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,27 persen ke level 7.771,28. Penurunan ini seiring dengan masih berlanjutnya aksi demonstrasi di Jakarta.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 662 saham melemah, hanya 89 saham yang menguat, dan 49 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp13,31 triliun hingga sesi pertama.
Saat dihubungi di Jakarta, Jumat, Analis pasar modal Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menilai pelemahan IHSG dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, salah satunya ketidakstabilan politik dalam negeri akibat aksi demonstrasi yang meluas sejak Kamis (28/8/2025) malam.
"Ketidakstabilan politik dalam negeri, kekhawatiran pasar pada dampak yang meluas dan keberlanjutan atas aksi yang terjadi beberapa hari terakhir," ujar dia.
Selain itu, faktor lain yang turut memengaruhi yakni sentimen big caps yang tidak solid, serta pelemahan rupiah terhadap dolar AS.
"Jika melihat DXY turun seharusnya rupiah cenderung menguat, sehingga kami melihat ada ketidaksinambungan yang terjadi di pasar," tutur Oktavianus.
Meski demikian, ia menyebut ada ruang positif pada sektor barang baku, khususnya komoditas emas yang menyentuh level tertinggi dalam sebulan terakhir di posisi 3.400 dolar AS per troy ounce.
BACA JUGA: Ini Pernyataan Prabowo Soal Insiden Pengemudi Ojol Dilindas Rantis Brimob
Analis sekaligus penggiat pasar modal Indonesia Reydi Octa menuturkan ketidakpastian global masih membayangi, terutama dari Amerika Serikat terkait ekspektasi inflasi dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed.
"IHSG kemarin menguat tipis +0,20 persen meski asing jual bersih Rp279 miliar. Namun, potensi tekanan tetap ada akibat kekhawatiran politik dalam negeri dan capital outflow," kata Reydi.
Ia menambahkan, koreksi jangka pendek bisa terjadi sehingga investor sebaiknya menerapkan strategi wait and see. Namun, sektor defensif seperti consumer staples dan telekomunikasi patut dicermati jika situasi demonstrasi berlangsung lebih lama.
Adapun aksi demonstrasi yang berpusat di depan Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, sejak Kamis (28/8/2025) berakhir ricuh dan meluas ke beberapa titik hingga Jumat (29/8/2025) pagi.
Ketegangan meningkat setelah insiden yang menimpa seorang pengemudi ojek daring (ojol) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada 13 Mei 2026.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling, hari ini. Polres Gunungkidul menghadirkan berbagai layanan jemput bola agar warga tidak perlu jauh-jauh
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 13 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.