Asap Bus Trans Jogja Diprotes Warga, Dishub DIY Akui Armada Sudah Uzur
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Saham - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY mencatat sampai Agustus 2025 ada penambahan dua Galeri Investasi (GI) BEI di perguruan tinggi DIY. Kepala BEI DIY, Irfan Noor Riza mengatakan dua GI tersebut tinggal menunggu seremonial peresmian saja dalam waktu dekat.
Masih ada tiga GI lagi yang masih dalam proses penambahan, diharapkan bisa rampung sebelum akhir 2025. Menurutnya BEI DIY menargetkan penambahan empat GI tahun ini. "Kami optimis sampai dengan akhir tahun 2025 ini target tersebut akan terlampaui," ucapnya, Sabtu (30/8/2025).
BACA JUGA: Korban Tewas Akibat Aksi Demonstrasi di Makassar Jadi 4 Orang
Irfan menyampaikan secara umum keberadaan GI BEI sangat efektif sebagai sarana literasi, inklusi, dan penggerak awal penambahan investor ritel di daerah. GI BEI efektif sebagai pintu masuk literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya DIY.
Pasalnya dapat memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal, terutama generasi muda dan kalangan akademisi. Banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi yang baru mengenal dan membuka rekening efek pertama kali lewat GI BEI.
Selain itu, GI BEI berfungsi sebagai pusat edukasi dan komunitas investasi, yang mendorong budaya investasi sehat di daerah. Dampaknya selain mendorong pertumbuhan pesat jumlah investor ritel di daerah, juga membuat daerah akan semakin siap mendorong perusahaan lokal menuju pasar modal.
"Sampai dengan saat ini, jumlah total GI BEI di DIY berjumlah 63 Galeri Investasi BEI," ujarnya.
Jumlah investor pasar modal DIY hingga Juni 2025 mencapai 259.305 investor. Selama Juni 2025 terjadi penambahan sebanyak 6.129 investor. Irfan mengaku optimis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh, melihat dari capaian pada Juni 2025, di mana dalam satu bulan jumlah investor DIY tumbuh 2,42%. Menurutnya ini sebuah capaian yang cukup baik.
BACA JUGA: Partai Nasdem Pecat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Dibandingkan dengan posisi investor DIY Juni 2024 yang saat itu jumlah investor DIY masih di angka 208.217 investor, maka terjadi pertumbuhan sebesar 24,54% dalam kurun waktu satu tahun.
"Jumlah investor pasar modal di DIY per bulan Juni 2025 telah bertumbuh menjadi 259.305 investor," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.