Kemendagri Sentil Bupati Pati Sudewo, Ini Penyebabnya
Kementerian Dalam Negeri menyentil Bupati Kabupaten Pati Jawa Tengah Sudewo untuk menjaga lisan dan perbuatannya.
Ilustrasi perumahan subdisi di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat./JIBI-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawasi dan memberi pendapat hukum terkait program 3 juta rumah murah untuk rakyat.
Maruarar mengungkapkan kerja sama itu bukanlah hal yang baru karena sudah ada Jaksa yang ditempatkan di Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Menurutnya, Jaksa tersebut bertugas untuk menangani hukum hingga membuat proses tata kelola yang baik, sehingga tidak ada penyimpangan di Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
"Ini dibuktikan dengan adanya 15 kasus yang ada di kementerian kami terungkap," tuturnya di Jakarta, Selasa (23/9)
Pria yang akrab disapa Ara tersebut juga menyebut dari 15 perkara yang ada di Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman itu, kasus tindak pidana umum ada 10 perkara sementara 5 sisanya itu adalah perkara korupsi.
"15 perkara ini sudah ditangani, bahkan ada juga yang sudah putus di pengadilan," kata Ara.
Ara mengatakan bahwa semua perkara baik korupsi maupun pidana umum, semuanya ditangani langsung Kejaksaan, bukan KPK.
"Jadi semua kasus ini ditangani Kejaksaan ya," ujarnya.
BACA JUGA: Kabar Baik! Puluhan Ribu Pendamping PKH Bakal Diangkat Jadi ASN
Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengemukakan bahwa kerja sama antara Kejagung dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman itu akan difokuskan pada bidang pencegahan agar tidak terjadi penyelewengan.
"Jadi kerja sama itu tentunya adalah bagaimana melakukan upaya-upaya pencegahan, itu yang utama," tuturnya
Selain itu, kata Burhanuddin, kerja sama antara pihak Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Kejagung adalah tata kelola administrasi hingga penindakan kasus.
"Jadi kalau ada penyelewengan, beliau itu selalu buka. Kita sudah melakukan upaya itu semua," katanya
Burhanuddin pun memastikan bahwa tim kejaksaan yang ditugaskan berbeda dari Tim Pengawalan dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).
"Kalau TP4D itu kan hingga ikut lelang ya. Kalau ini hanya mengawal saja jadi jangan sampai terjadi tindak pidana," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kementerian Dalam Negeri menyentil Bupati Kabupaten Pati Jawa Tengah Sudewo untuk menjaga lisan dan perbuatannya.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.