Tol Ruas Trihanggo Junction Sleman Ditarget Tuntas Agustus
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam Grafika Talkshow Fakultas Teknik UGM pada Rabu (19/11/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengatakan dibutuhkan terobosan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.
Salah satu upayanya mendorong industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang disebut Airlangga masuk dalam kategori low hanging fruit. Istilah itu merupakan metafora yang merujuk pada peluang atau tujuan yang paling mudah digapai dan memberikan hasil cepat dengan sedikit usaha atau investasi minimal.
"Presiden ke depan minta pertumbuhan ekonomi 8 persen. Untuk tumbuh 8 persen itu tidak bisa dengan business as usual. Jadi harus ada terobosan-terobosan," kata Airlangga dalam Grafika Talkshow Fakultas Teknik UGM pada Rabu (19/11/2025).
Di sektor pariwisata di Jogja misalnya, Airlangga menilai sebelum pandemi Covid-19 merebak, jumlah turis yang masuk melalui Bandara Adisutjipto bisa mencapai 7 juta orang. Sementara saat ini angka tersebut baru menyentuh angka 4 juta orang melalui Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo. Padahal kapasitas YIA kata Airlangga bisa menampung 20 juta orang.
Capaian di atas yang menurut Airlangga menjadi persoalan mengapa hasil pembangunan Indonesia nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) sebesar 6. Sementara ICOR merupakan rasio yang mengukur efisiensi investasi untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi.
"ICOR-nya itu masih 6. Ini salah satunya Bandara Jogja yang kapasitas 20 [juta] baru 4 [juta]," ujarnya.
Untuk mengatasinya, Airlangga menyebut perlu adanya dorongan untuk meningkatkan capaian kapasitas fasilitas yang ada. Dalam konteks YIA dan industri pariwisata, DIY kata dia ditopang destinasi unggulan di sekitar wilayah Jogja seperti Candi Borobudur di Magelang. Karenanya, Airlangga beranggapan perlu adanya kegiatan-kegiatan yang dihelat agar fasilitas yang ada tidak di bawah kapasitas optimal.
"Mungkin ada beberapa kegiatan yang bisa didorong agar fasilitas yang sudah dibangun ini tidak under capacity. Itu juga salah satu karena pariwisata ini adalah quick win," kata Airlangga.
Airlangga menjabarkan proporsi jumlah turis Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Di Thailand, jumlah turis yang masuk kata Airlangga bisa menyentuh angka 40 juta. Sementara itu Vietnam dikunjungi 24 juta dan Malaysia didatangi 17 jutaan turis.
"Tinggal yang ke Indonesia ini masih sekitar, sekarang 12 jutaan. Jadi ini masih agak tertinggal di sana," ucapnya.
Padahal kedatangan turis ditegaskan Airlangga akan membuat angka devisa meningkat. Dia mencontohkan bagaimana rata-rata orang Australia yang berkunjung ke Bali mencapai 1,5 juta orang. Dari jumlah itu, para turis rata-rata busa menghasilkan 4.000 dolar.
Dari angka di atas saja, ada sekitar enam juta dolar yang bisa masuk dari sektor pariwisata. "Australia datang ke Bali 1,5 juta orang dan dia spending sekitar 4.000 dolar. Jadi, dari situ saja bisa mendapatkan sekitar 6-8 juta [dolar] dari turisme," katanya.
Oleh karena itu dari pandangan Airlangga perlu adanya dorongan agar devisa Indonesia bisa meningkat. Di sektor wisata, upaya untuk meningkatkan kunjungan turis bisa digelar dengan memperbanyak event. "Event-nya harus dibuat lebih banyak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Pengemudi Toyota Alphard yang menerobos lampu merah di Bundaran HI ditilang setelah polisi memastikan kendaraan memakai pelat nomor palsu.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Suzuki menghadirkan XL7 Facelift 2026 dan mengandalkan Fronx hybrid di GIIAS 2026 untuk memperkuat penjualan pada semester II/2026.
Gelar Potensi Umbulharjo 2026 menjadi ajang promosi UMKM, kelompok tani, dan bank sampah sekaligus memperkuat kolaborasi masyarakat di Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.