Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Suasana pelatihan di Program BRI Sahabat Disabilitas. - Dok. BRI
Harianjogja.com, JAKARTA—BRI membersamai para difabel untuk bisa berdaya dan mandiri. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli bertajuk "Program BRI Sahabat Disabilitas", mereka menyediakan pelatihan hingga pemagangan yang bisa para difabel akses. Rangkaian program ini berlangsung dari 2025 hingga 2026.
Salah satunya telah berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 11-20 November 2025. Kegiatan dengan metode hybrid ini diikuti sebanyak 90 peserta. Para praktisi serta mentor profesional memandu jalannya kegiatan. Hal ini membuat materi yang ada dapat langsung diterapkan oleh peserta.
Setelah itu, program berlanjut pada kegiatan pemagangan yang berlangsung dari Desember 2025 hingga Februari 2026. Di sesi akhir nanti, akan ada evaluasi program. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa upaya pemberdayaan yang terpadu dan berkelanjutan menjadi salah satu kunci membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Lantas, penyediaan sarana, prasarana dan pelatihan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mereka sehingga dapat meraih kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik.
"BRI meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan, termasuk para penyandang disabilitas," kata Dhanny dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (8/12/2025).
Dalam pelaksanaannya, terdapat dua jenis pelatihan utama yang diberikan, yaitu pelatihan administrasi dan pelatihan kewirausahaan. Kedua pelatihan ini dirancang secara fleksibel sehingga peserta dapat memilih sesuai dengan minat, kemampuan, dan arah pengembangan diri yang mereka inginkan.
Di sisi lain, Dhanny menjelaskan, pelatihan administrasi memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan data, penyusunan dokumen, dan penggunaan perangkat digital. Sementara itu, pelatihan kewirausahaan memberikan pengetahuan mengenai cara memulai dan mengembangkan usaha, perencanaan bisnis, strategi pemasaran, hingga pembuatan konten promosi.
Pada akhirnya, pelatihan ini diharapkan dapat memberi peluang bagi peserta untuk membangun usaha mandiri sesuai bidang yang mereka minati. "Kami ingin para peserta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri," katanya.
Untuk kegiatan pemagangan, BRI Peduli bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang bergerak di bidang kuliner, pariwisata, dan manufaktur. Melalui kemitraan ini, peserta diharapkan bisa mendapatkan pengalaman kerja nyata yang relevan dengan dunia industri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.