Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi uang rupiah - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah melemah 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.855 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, dipicu dominasi sentimen global dan penguatan dolar Amerika Serikat.
Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Taufan Dimas Hareva, menyatakan pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini didominasi oleh sentimen global yang masih menekan mata uang negara berkembang.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.855 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.819 per dolar AS.
“Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh masih kuatnya dolar AS yang ditopang oleh tingginya imbal hasil US Treasury serta sikap investor global yang cenderung berhati-hati,” katanya kepada ANTARA.
Ia menjelaskan, meskipun sempat muncul isu intervensi pemerintah Amerika Serikat terhadap The Federal Reserve (The Fed), pasar menilai isu tersebut belum memberikan dampak nyata terhadap arah kebijakan moneter AS.
Investor global, lanjut Taufan, masih menunggu sinyal yang lebih jelas terkait rencana penurunan suku bunga, sehingga dolar AS tetap dipandang sebagai aset aman di tengah ketidakpastian.
Dari sisi domestik, rilis data penjualan eceran yang tumbuh 1,5 persen secara bulanan (month-to-month) mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif terjaga.
Namun, sentimen positif tersebut dinilai belum cukup kuat untuk menahan tekanan eksternal, mengingat pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek masih sangat dipengaruhi faktor global dan arus modal asing.
Selain itu, kehadiran otoritas moneter melalui langkah stabilisasi di pasar valuta asing mampu menahan volatilitas, tetapi belum cukup membalikkan arah pergerakan rupiah di tengah tekanan global yang masih dominan.
“Ke depan, pergerakan rupiah masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar AS, arah kebijakan The Fed, serta perkembangan sentimen risiko global,” kata Taufan.
Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp16.853 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.834 per dolar AS.
Dengan tekanan global yang masih kuat, pergerakan rupiah dalam waktu dekat diperkirakan tetap fluktuatif seiring dinamika dolar AS dan kebijakan moneter Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.