Mabes Polri Tangani Kasus Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Dinamika ekonomi global yang masih bergejolak pada awal 2025 menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia, yang sepanjang tahun lalu menembus 88.519 pekerja.
Tekanan tersebut terutama terasa pada kinerja ekspor dan impor serta industri dalam negeri, yang kemudian berdampak langsung pada stabilitas tenaga kerja di berbagai sektor.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indah Anggoro Putri menjelaskan, tensi geopolitik global menjadi faktor signifikan yang memengaruhi iklim usaha nasional.
“Pertama ada tekanan juga dari ekspor-impor, ya, itu pasti. Kondisi dunia di awal 2025 terutama sampai semester I masih ada dinamika cukup tinggi (di) geopolitik, pasti itu pengaruh ke ekspor,” kata Indah saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Berdasarkan data PHK Kemnaker periode Januari–Desember 2025, jumlah korban PHK tahun lalu mencapai 88.519 orang. Angka tersebut meningkat lebih dari 10.000 orang dibandingkan 2024, ketika PHK menimpa 77.965 pekerja.
Dari total 88.519 korban PHK tersebut, seluruhnya merupakan pekerja yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Mengenai sektor yang paling terdampak, Indah menyebut industri manufaktur masih menjadi salah satu penyumbang terbesar angka PHK sepanjang 2025.
Ia mengakui, persoalan PHK tidak bisa ditangani oleh satu institusi semata. Menurutnya, isu ini membutuhkan keterlibatan lintas pemangku kepentingan.
“Mengatasi PHK itu kan bukan cuma (tugas) Kementerian Ketenagakerjaan, banyak faktor yang menjadi pengaruh atau menjadi faktor penyebab PHK. Jadi pasti ada koordinasi dan kolaborasi bersama,” ujar Indah.
Lebih jauh, Kemnaker mengakselerasi berbagai program untuk menekan laju PHK dan pengangguran, terutama bagi kelompok usia produktif yang terdampak.
“Ada Magang Nasional bagi para penganggur baru yang terdidik. Lalu kemudian pelatihan-pelatihan termasuk melibatkan serikat pekerja. Tadi Pak Menteri (Ketenagakerjaan, Yassierli) bilang akan dimasifkan di tahun ini, jadi upayanya ada,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.