BGN DIY Pecat Pegawai SPPG Bantul yang Ejek Korban Keracunan MBG
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Alat pembersih sepatu elektrik di Stasiun Yogyakarta./ istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menambah fasilitas ramah penumpang berupa pengering payung dan pembersih sepatu elektrik di sejumlah stasiun. Fasilitas ini disiapkan untuk menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan penumpang, terutama saat musim penghujan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan keberadaan pengering payung ditujukan agar air hujan dari payung penumpang tidak menetes dan membuat lantai stasiun licin. Kondisi lantai basah berisiko menyebabkan penumpang terpeleset, sehingga fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan.
Saat ini, pengering payung sudah tersedia di enam stasiun, yakni Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Purwosari, Stasiun Solo Jebres, dan Stasiun Sragen. Ke depan, fasilitas serupa akan dihadirkan secara bertahap di stasiun penumpang lainnya di wilayah Daop 6.
Penggunaan alat pengering payung ini tergolong mudah. Penumpang cukup memasukkan payung yang masih basah ke dalam alat, lalu menggerakkannya secara perlahan. Lapisan kain microfiber di bagian dalam alat akan menyerap air dari permukaan payung.
"Microfiber yang terdapat pada alat pengering ini juga dapat menyerap air dalam jumlah banyak," kata Feni.
Dengan adanya fasilitas tersebut, penumpang tidak perlu lagi khawatir membawa payung basah ke area stasiun atau ke dalam kereta. Meski curah hujan tinggi, perjalanan menuju stasiun tetap bisa dilakukan dengan nyaman tanpa meninggalkan genangan air di lantai.
Selain pengering payung, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyediakan fasilitas pembersih sepatu elektrik, khusus di Stasiun Yogyakarta. Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis oleh para penumpang.
Cara penggunaannya pun sederhana. Penumpang tidak perlu melepas sepatu, cukup memasukkan sepatu yang sedang dipakai ke dalam mesin pembersih. Mesin akan bekerja otomatis menggunakan sikat lembut untuk membersihkan kotoran seperti debu dan lumpur.
"Fasilitas mesin pengering payung dan pembersih sepatu elektrik ini merupakan wujud komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta untuk terus berinovasi dalam menghadapi setiap tantangan supaya dapat memberikan pelayanan prima kepada para pelanggan," jelasnya.
Sebagai tambahan, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau penumpang agar selalu berhati-hati saat berada di lingkungan stasiun, terutama ketika kondisi ramai dan cuaca hujan. Penumpang diminta memperhatikan barang bawaan serta memperkirakan waktu tempuh menuju stasiun agar tidak terburu-buru mengejar jadwal keberangkatan kereta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegawai SPPG Bantul diduga mengejek korban MBG yang hilang ingatan. BGN DIY mengambil langkah pemberhentian dan evaluasi internal.
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Cristian Romero ditunjuk menjadi kapten baru Argentina setelah Lionel Messi pensiun dari sepak bola internasional.
Lowongan Mekanik Trans Jogja dibuka hingga 30 September 2026. Lulusan SMK dan fresh graduate bisa cek syarat serta cara daftarnya.
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.