Kebakaran Kandang Bebek di Boyolali, 2.500 Ekor Mati Terpanggang
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Produk emas Antam. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— PT Pegadaian memberikan penjelasan resmi menyusul keluhan masyarakat terkait keterbatasan ketersediaan emas batangan fisik di sejumlah outlet Pegadaian dalam beberapa waktu terakhir.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis Kamis (5/2/2026), perusahaan menegaskan bahwa seluruh produk investasi emas Pegadaian tetap aman karena sepenuhnya dijamin dengan emas fisik.
Manajemen Pegadaian menjelaskan setiap produk Tabungan Emas maupun Cicil Emas memiliki underlying asset emas fisik dengan rasio 1:1. Artinya, setiap gram emas yang dimiliki nasabah dijamin oleh emas fisik dalam jumlah setara.
Emas fisik tersebut disimpan di fasilitas penyimpanan berstandar internasional atau vault dan diaudit secara berkala oleh regulator serta lembaga pengawas, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pegadaian mengungkapkan antrean pengajuan pencetakan dan pengambilan emas fisik terjadi akibat lonjakan permintaan emas batangan yang meningkat tajam dalam waktu singkat.
“Saat ini Pegadaian terus mengoptimalkan proses pencetakan emas fisik sesuai denominasi atau gramasi yang diminta nasabah. Proses produksi dan distribusi memang membutuhkan waktu,” tulis manajemen Pegadaian dalam pernyataan resmi yang dikutip dari akun Instagram perusahaan, Rabu (4/2/2026).
Sebagai langkah responsif, Pegadaian tengah meningkatkan kapasitas produksi sekaligus mempercepat jalur distribusi emas fisik ke seluruh outlet.
Perusahaan menargetkan seluruh permintaan emas fisik yang sempat tertunda dapat diselesaikan dan diserahkan kepada nasabah paling lambat akhir Februari 2026.
“Komitmen kami adalah terus menghadirkan layanan investasi emas yang patuh regulasi, berintegritas, dan berkelanjutan,” tulis Pegadaian.
Bagi nasabah yang membutuhkan dana cepat, Pegadaian menyediakan layanan gadai maupun buyback Tabungan Emas melalui outlet Pegadaian maupun aplikasi digital TRiNG!.
Pegadaian juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir dalam berinvestasi emas, serta mengajak berinvestasi secara bijak sesuai kebutuhan dan profil keuangan masing-masing.
Update Harga Emas Antam
Harga emas batangan produksi Antam pada Kamis (5/2/2026) kembali mencatat kenaikan signifikan.
Emas ukuran 1 gram dijual seharga Rp3.241.000 dengan harga buyback Rp2.792.000 per gram.
Sementara emas ukuran terkecil 0,5 gram dipatok Rp1.676.000 dengan buyback Rp1.396.000.
Untuk ukuran 2 gram, harga jual tercatat Rp6.416.000 dengan buyback Rp5.584.000.
Emas ukuran 5 gram dijual Rp15.956.000 dengan harga buyback Rp13.960.000.
Ukuran 10 gram dipasarkan Rp31.851.000 dengan buyback Rp27.920.000.
Sementara emas 25 gram dibanderol Rp79.489.000 dan buyback Rp69.457.000.
Ukuran 50 gram dijual Rp158.890.000 dengan buyback Rp138.915.000.
Adapun emas 100 gram dipatok Rp317.694.000 dengan buyback Rp277.831.000.
Untuk ukuran besar, emas 250 gram dijual Rp793.942.000 dengan buyback Rp691.158.000.
Ukuran 500 gram seharga Rp1.587.652.000 dengan buyback Rp1.382.316.000.
Sementara emas 1 kilogram dibanderol Rp3.175.260.000 dengan harga buyback Rp2.764.632.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Rabu 1 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan cepat dan praktis.
Brad Bird menolak Ratatouille 2 meski didorong Pixar. Sutradara sebut cerita sudah selesai dan tak ingin dipaksakan.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.