Sensus Ekonomi 2026 di DIY Capai 79 Persen, Targetkan Rampung Agustus
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
Ilustrasi umrah - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Keberangkatan jemaah umrah dari DIY dipastikan tetap berjalan meski sebelumnya terdampak penutupan sementara penerbangan di kawasan Timur Tengah. Maskapai yang sempat menunda jadwal kini kembali beroperasi sehingga agenda umrah Ramadan tetap sesuai rencana.
Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) DIY, Adam Basyori, menjelaskan sejumlah maskapai seperti Emirates, Qatar Airways, Oman Air, dan Etihad Airways telah kembali normal setelah dua hari penutupan. Sementara penerbangan langsung seperti Garuda, Lion Air, dan Saudia tetap berjalan sesuai jadwal.
Adam juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang telah mengeluarkan imbauan penundaan perjalanan sebagai langkah antisipasi keselamatan dan keamanan jemaah.
Namun, ia menilai diperlukan solusi konkret karena seluruh persiapan keberangkatan telah rampung, mulai dari penerbitan visa, tiket pesawat, hingga pemesanan hotel yang sudah dibayarkan jauh hari sebelumnya.
"Selain itu umrah akhir Ramadan demand-nya sangat tinggi (high season) yang mana semua akomodasi sudah dibayarkan jauh hari sebelumnya," ucapnya, Selasa, (3/3/2026).
Ia menambahkan tidak ada pembatalan perjalanan karena dalam kondisi force majeure tiket tidak dapat direfund. Pemerintah Arab Saudi, menurutnya, juga memberikan jaminan keamanan bagi jemaah yang berada di wilayahnya.
Adam menjelaskan penerbangan yang sempat tertunda umumnya merupakan rute transit di Timur Tengah yang dioperasikan Emirates, Qatar Airways, Oman Air, dan Etihad Airways. Mulai pukul 00.15, maskapai Emirates telah mengumumkan penerbangan pertama setelah penutupan selama dua hari.
Untuk keberangkatan terdekat dari DIY yang dijadwalkan pekan depan, sebagian besar menggunakan penerbangan langsung seperti Garuda, Lion Air, dan Saudia.
"Kalau kami, penyampaian kepada jemaah semuanya tetap on schedule penerbangan dan diharapkan tidak cemas meskipun dari pemerintah sendiri ada imbauan untuk penundaan perjalanan umrah," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut tidak ada kekhawatiran berarti dari jemaah. Sebagian besar jemaah umrah Ramadan merupakan mereka yang sudah pernah berangkat lebih dari satu kali sehingga cukup memahami kondisi di Arab Saudi.
"Semuanya sudah aman dan pemerintah Saudi sendiri menjamin keamanan semua ini," lanjutnya.
Dengan kondisi penerbangan yang kembali normal serta jaminan keamanan dari otoritas Arab Saudi, penyelenggara umrah di DIY terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan seluruh keberangkatan berjalan aman dan lancar sesuai jadwal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
“Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan Menteri
iPhone lipat pertama Apple, iPhone Ultra, dikabarkan hanya akan tersedia di AS pada peluncuran awal September 2026. Pasokan terbatas dan masalah produksi jadi a
Meisya Siregar viral setelah merekomendasikan Bebi Romeo saat ditanya penyanyi dengan fee Rp100 juta. Deretan lagu hits sang musisi kembali jadi sorotan.
40% orang minum 2 gelas kopi per hari, tapi kafein berlebih bikin jantung berdebar. Simak 5 cara hilangkan kantuk tanpa kopi: cahaya terang, power nap, gerak, a