Satgas PPA Bantul: Jangan Terkecoh Tampilan Luar Daycare
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Kegiatan jual beli Toko Plastik 40 Bugisan, Kota Jogja, Rabu, (1/4/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA — Harga produk plastik di sejumlah toko di Kota Jogja mengalami lonjakan signifikan hingga 60%–70% sejak pertengahan Ramadan. Kenaikan ini dipicu meningkatnya biaya bahan baku yang terdampak konflik di kawasan Timur Tengah.
Owner Toko plastik dan bahan kue Jawara Oetama, Zuli, mengatakan harga sudah naik sejak sebelum Lebaran. Kenaikan terjadi di tingkat pabrik, sehingga berdampak langsung pada harga grosir di toko.
“Dari pabriknya memang sudah naik. Macam-macam kenaikannya ada yang 70% ada yang 60%. All plastik naik,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Zuli menilai lonjakan ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Dampaknya, penjualan di tokonya turun sekitar 20% setelah Lebaran. Selain harga minyak yang masih tinggi, pasokan barang juga terganggu karena sejumlah pabrik membatasi pesanan.
Hal serupa disampaikan kasir Toko Plastik 40 Bugisan, Vanesa. Ia menyebut kenaikan harga mencapai sekitar 70% terjadi pada semua jenis produk, mulai dari plastik kemasan hingga toples.
“Dari supplier sudah naik bahan bakunya lumayan tinggi. Penjualan juga terdampak penurunan kurang lebih hampir sama sekitar 50%,” jelasnya.
Menurutnya, penurunan penjualan mulai terasa setelah Lebaran. Selama Ramadan, permintaan masih cukup tinggi sehingga dampaknya belum terlalu terlihat. Ia juga memperkirakan harga plastik masih berpotensi naik jika biaya bahan baku terus meningkat.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menjelaskan tidak semua komoditas yang dikonsumsi masyarakat masuk dalam perhitungan inflasi. Ketua Tim Distribusi dan Jasa BPS DIY, Sudiyana, menyebut plastik dalam bentuk bahan mentah seperti bungkus tidak masuk karena tingkat konsumsinya sangat kecil, di bawah 0,02%.
Namun, produk plastik jadi seperti botol minuman dan lemari plastik tetap masuk dalam komponen inflasi, masing-masing dengan kontribusi sekitar 0,11% dan 0,09%.
“Kalau plastik berupa bungkus itu tetap dikonsumsi, tapi karena nilainya sangat rendah, jadi tidak masuk paket komoditas kami,” jelasnya.
Saat ini, BPS DIY memantau sekitar 408 komoditas dalam perhitungan inflasi yang bersumber dari Survei Biaya Hidup dan dievaluasi secara berkala setiap bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan