Program Listrik Desa 2026 Bidik 2.792 Lokasi, Akses Makin Luas
Program Listrik Desa 2026 menargetkan 2.792 lokasi dengan anggaran Rp10,3 triliun. Validasi data menjadi kunci pemerataan akses listrik nasional.
Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran langsung mengguncang pasar global. Ancaman blokade di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak sekaligus menekan pergerakan bursa saham di Amerika Serikat.
Pada penutupan perdagangan Jumat (10/4/2026), indeks utama di Wall Street bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Dow Jones turun 0,56% ke 47.916,57, S&P 500 terkoreksi 0,11% ke 6.816,89, sementara Nasdaq masih mampu menguat 0,35% ke 22.902,89.
Di sisi lain, harga minyak mentah melonjak tajam. Minyak jenis WTI melesat hingga 9,3% menembus level US$105 per barel, sedangkan Brent naik 7,98% ke posisi US$102,80 per barel.
Lonjakan harga energi ini berdampak langsung pada inflasi. Data menunjukkan inflasi AS naik menjadi 3,3% pada Maret 2026 dari sebelumnya 2,4%, dengan kenaikan harga energi mencapai 12,5% sebagai pemicu utama.
Tim riset Sinarmas Sekuritas menilai kondisi tersebut mencerminkan pasar yang mulai memasuki fase konsolidasi setelah reli panjang, sambil menunggu kepastian arah negosiasi geopolitik.
“Meski demikian, pasar tetap mencermati risiko geopolitik yang masih tinggi, terutama ketegangan di Timur Tengah dan dinamika negosiasi yang berpotensi mempengaruhi stabilitas pasar ke depan,” tulis tim riset, Senin (13/4/2026).
Berbeda dengan Wall Street, bursa saham Asia justru mencatat penguatan. Indeks Nikkei melonjak 1,84%, Shanghai naik 0,51%, dan Hang Seng menguat 0,55%. Sentimen positif dipicu harapan kelancaran distribusi energi global yang dapat meredam tekanan inflasi dan suku bunga.
Namun, ketidakpastian tetap tinggi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana blokade di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan usai perundingan maraton di Islamabad gagal mencapai kesepakatan damai.
“Mulai sekarang, Angkatan Laut Amerika Serikat akan memulai proses memblokade setiap kapal yang mencoba memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz,” kata Trump.
Ia juga menginstruksikan militer untuk mencegat kapal yang diduga membayar biaya kepada Iran, sekaligus menghancurkan ranjau yang dipasang di jalur tersebut.
Laporan analis menyebut setidaknya dua kapal telah membayar biaya transit kepada Iran menggunakan yuan China demi menjamin keamanan pelayaran. Nilainya bahkan bisa mencapai hingga US$2 juta per kapal.
Meski begitu, jalur energi vital tersebut belum sepenuhnya ditutup. Iran masih mengizinkan sebagian kapal tanker melintas, termasuk untuk ekspor minyaknya sendiri yang mencapai rata-rata 1,85 juta barel per hari hingga Maret, meningkat sekitar 100.000 barel dibanding tiga bulan sebelumnya.
Langkah blokade ini dinilai berpotensi memutus salah satu sumber pendanaan utama Iran, sekaligus meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global yang berdampak luas ke pasar keuangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Listrik Desa 2026 menargetkan 2.792 lokasi dengan anggaran Rp10,3 triliun. Validasi data menjadi kunci pemerataan akses listrik nasional.
Bursa transfer musim panas Eropa 2026 memasuki fase akhir. Simak jadwal penutupan Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1.
Survei Pew Research Center menyebut 92 persen warga Indonesia belum pernah ke luar negeri. Faktor ekonomi hingga akses visa jadi penyebab.
Kepala Wasit UEFA Roberto Rosetti mengkritik penggunaan VAR yang dinilai terlalu berlebihan dan meluncurkan platform Clear Line.
Anthropic resmi bangun tim chip semikonduktor kustom untuk AI Claude. Buka lowongan insinyur dengan gaji hingga Rp8,7 miliar. Strategi multi-vendor tetap dipert
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.