9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Sapi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah melakukan penyesuaian harga acuan pembelian (HAP) untuk komoditas sapi hidup di tingkat produsen sebagai respons terhadap dinamika global yang berdampak pada biaya impor dan distribusi pangan. Kebijakan ini diambil secara terbatas guna menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pasokan dan stabilitas harga di pasar.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa kenaikan HAP sapi hidup hanya sebesar Rp1.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp58.000 menjadi sekitar Rp59.000 per kilogram.
Menurutnya, penyesuaian ini dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak memicu lonjakan harga di tingkat konsumen. Pemerintah memastikan harga daging sapi di pasar masih berada dalam kisaran harga eceran tertinggi (HET), yakni sekitar Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
“Penyesuaian ini kecil dan terukur, sehingga tidak mengganggu stabilitas harga di pasar,” ujarnya usai rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Rabu.
Zulkifli menjelaskan, perubahan harga tersebut tidak terlepas dari pengaruh kondisi geopolitik global yang berdampak pada biaya transportasi dan rantai pasok pangan. Kenaikan ongkos logistik, terutama untuk komoditas impor, menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya penyesuaian harga di tingkat produsen.
Selain sapi hidup, pemerintah juga melakukan penyesuaian harga eceran tertinggi untuk komoditas daging kerbau. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya permintaan masyarakat terhadap alternatif protein hewani yang lebih terjangkau dibandingkan daging sapi.
Harga daging kerbau yang sebelumnya berada di kisaran Rp80.000 per kilogram kini disesuaikan menjadi sekitar Rp90.000 per kilogram. Pemerintah menilai, tren peralihan konsumsi dari daging sapi ke daging kerbau perlu diantisipasi agar tidak memicu ketidakseimbangan pasokan di pasar.
Kebijakan penyesuaian harga ini, lanjutnya, merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tekanan eksternal. Dengan langkah yang terukur, pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan distribusi dan ketersediaan pangan tetap terjaga.
Pemerintah juga menegaskan akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan di lapangan. Jika diperlukan, langkah intervensi tambahan akan disiapkan untuk memastikan harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terbebani.
Dengan pendekatan yang berhati-hati ini, stabilitas harga pangan diharapkan tetap terjaga meski menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.